Dijual Apartemen Metropolis Surabaya Selatan

Dijual/Sewa Apartemen 2 menit ke Kampus UBAYA di Surabaya Selatan

Dijual/Sewa Apartemen 2 menit ke Kampus UBAYA di Surabaya Selatan

Ls semi gross : 24.4 m2

Ls netto : 20,91 m2

Keterangan : Studio, furnish, 1.300w, pam, view pool, Strata title

Harga : 290 jt atau 20jt/th

Jika anda membutuhkan konsultasi dan jasa agen Properti The EdGe,

silahkan hubungi :

  • HOTLINE

    Telp :

  • 031 – 562.3638  ;
  • 031 – 562.3639
  • Email : info@belisewarumah.com

Beli Tanah atau Rumah?

Investasi di bidang properti semakin marak digemari. Menurut kebanyakan orang yang mempunyai bisnis investasi seperti beli rumah atau beli tanah, nilai investasinya akan meningkat setiap tahun. Ketika pemilik investasi akan menjual rumah atau menjual tanah di Surabaya, maka pelaku investasi tersebut akan mendapatkan keuntungan yang berlipat ganda. Bahkan pelaku investasi dapat mengambil hasilnya setiap bulan maupun setiap tahunnya.

Melakukan investasi rumah atau tanah merupakan pilihan yang sangat tepat. Sebelum anda memutuskan untuk membeli investasi rumah atau tanah, sebaiknya anda menyimak keuntungan dan kerugian membeli rumah atau tanah berikut ini :

Keuntungan membeli rumah

1. Apabila anda membeli rumah yang dekat dengan sekolah, mall atau perkantoran maka anda dapat merenovasi rumah anda dengan memperbanyak kamar-kamar untuk disewakan. Anda dapat menarik uang sewa setiap bulan atau setiap tahun. Uang sewa juga dapat anda naikkan setiap bulan atau setiap tahunnya, bergantung dari sepi atau ramainya orang yang sewa kamar anda.

Apabila anda mempunyai banyak kamar, maka penghasilan pasif akan anda dapatkan setiap bulan atau tiap tahun. Penghasilan pasif tersebut akan kita dapatkan tanpa harus kita bekerja secara aktif. Kita tinggal mengecek kondisi kamar setiap bulan.

2. Anda juga dapat membeli rumah kemudian anda sewakan untuk kontrakan keluarga. Anda hanya perlu membersihkan rumah tersebut sebelum diisi oleh penghuni kontrakan. Setelah itu tanggung jawab rumah tersebut ada di tangan yang mengontrak rumah anda. Anda hanya tinggal meminta uang sewa setiap tahunnya. Berbeda dengan rumah yang anda jadikan tempat kost, rumah yang anda sewakan dengan sistem kontrak uang sewa biasanya akan diminta setiap tahun.

Kerugian membeli rumah :

  1. Dapat hancur karena gempa maupun bencana alam.
  2. Memerlukan biaya untuk perawatan dan pengelolaan rumah
  3. Hak perijinan bangunan dan hukum pemerintah yang rumit.
  4. Harus membayar pajak bangunan tiap setahun sekali

Keuntungan membeli tanah

  1. Besarnya nilai jual tanah di Surabaya akan berakibat investasi tanah akan semakin meningkat setiap tahunnya
  2. Dapat dijadikan sebagai penunjuk tingkat kemapanan hidup pemiliknya
  3. Tidak memerlukan perawatan yang khusus dan rumit.
  4. Dapat digunakan untuk fungsi yang lain, misalnya dapat ditanami tanaman yang memiliki nilai ekonomis seperti tanaman sayur-mayur, dll
  5. Dapat dibangun tempat tinggal maupun kost-kostan

Kerugian membeli tanah

  1. Apabila tanah tersebut dibiarkan kosong, maka akan tidak terurus dan terbengkalai
  2. Apabila tidak dimanfaatkan, maka tanah tersebut tidak memiliki nilai ekonomis

Semoga bermanfaat !!

Jika anda membutuhkan konsultasi dan jasa agen Properti The EdGe,

silahkan hubungi :

  • HOTLINE

    Telp :

  • 031 – 562.3638 /39 ;

  • 031 – 6012 – 3188 ;
  •  0888  0351  0959 ;
  • Email : info@belisewarumah.com

10 Hal WAJIB sebelum Menjual Rumah Idaman anda

Tips yang Harus dihindari sebelum pasang iklan Jual Rumah Murah idaman anda di Indonesia

Kegiatan menjual rumah adalah sesuatu yang kadang merupakan hal terbesar dalam hidup kita dan sering kali  gerbang menuju tahapan yang lebih tinggi. Namun, jika tanpa disertai dengan  planning yang matang dan perhitungan tepat, keputusan tersebut bisa juga menjadi fatal dan dapat mempengaruhi kehidupan kita selanjutnya.

Berikut ini akan diuraikan 10 tips atau hal hal yang perlu diperhatikan didalam menjual properti baik berupa rumah atau ruko dan lain sebagainya. 10 tips tersebut yaitu :

1.Jual Rumah saat kita sudah siap

Sebelum memasukkan iklan penjualan rumah Anda di media cetak, elektronik, atau memasang tanda di depan rumah, pastikan Anda sudah siap. Tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga mental. Secara fisik, artinya Anda sudah mempunyai  rencana tujuan kepindahan Anda. Contoh mudahnya, jika rumah baru Anda belum selesai dibangun, Anda sebaiknya merencanakan kepindahan sementara dengan menyewa kontrakan. Sementara itu, secara mental, artinya Anda harus siap sewaktu-waktu berpisah dengan lingkungan rumah Anda saat ini.

2. Cari informasi yang cukup tentang pasar properti

Ketahui dahulu kondisi pasar properti selama enam bulan ke belakang, setidaknya secara garis besar. Tidak hanya kondisi pasar properti setempat, ada baiknya juga Anda mengetahui kondisi perekonomian global yang kemungkinan berdampak pada pasar properti lokal. Mudahnya, perhatikan berita properti terkini, terutama di sekitar tempat Anda.

3. Pelajari Hak atas Tanah Rumah anda

Beberapa pemilik rumah lebih tertarik menjual propertinya tanpa perantara atau makelar dengan berbagai pertimbangan. Umumnya, pertimbangannya tersebut berorientasi pada kurangnya potongan komisi.

Sebenarnya, ada lebih banyak hal yang harus Anda ketahui dan pelajari sebelum menjual rumah tanpa perantara. Anda sebaiknya mengetahui status hukum properti yang Anda jual, serta memastikan transaksi tersebut legal secara hukum.

4. Gunakan Agen Property yang professional

Menggunakan jasa perantara pun tidak semudah kata-kata. Anda harus sensitif dalam memilih pihak yang cocok sebagai perantara Anda. Tanpa adanya kecocokan antara Anda dan makelar (realtor), akan sulit menjual rumah Anda. Namun, sebaiknya Anda juga tidak pasrah dalam transaksi penjualan rumah. Pastikan proses dan hasil akhirnya sesuai dengan keinginan dan kebutuhan Anda.

5. Jangan memilih Agen karena ‘sungkan’

Sebaiknya, Anda memilih realtor berdasarkan profesionalitasnya, bukan hanya karena kenal atau karena dia anggota keluarga Anda. Dengan memilih berdasarkan kecakapan kerjanya, Anda akan mendapatkan lebih banyak keuntungan ketimbang hanya berdasarkan kedekatan personal.

6.Renovasi yang kurang sesuai dengan kondisi pasar

Memperbaiki rumah memang mampu menjadi nilai tawar yang baik bagi rumah Anda. Namun, ingatlah juga bahwa ada batas harga untuk rumah Anda tersebut. Memasukkan terlalu banyak fitur mahal dalam rumah Anda bisa tidak sebanding dengan kenaikan harga rumah.

7. Penentuan Harga Rumah yang sesuai

Memberikan harga rumah memang tahap yang tidak mudah, tetapi juga tidak sulit. Sebagai pemilik rumah, tentu Anda berharap banyak pada rumah tersebut. Hanya saja, lakukanlah riset terlebih dahulu mengenai harga rumah-rumah di sekeliling tempat tinggal Anda. Jangan sampai, Anda terlalu fokus pada keuntungan yang ingin Anda buat dan justru berpengaruh pada ketidaklakuan rumah Anda.

8. Tidak menggunakan perasaan saat proses negosiasi

Anda mungkin sudah menghabiskan banyak waktu di rumah yang tengah Anda jual. Mungkin juga Anda sudah melewatkan berbagai kejadian penting bersama keluarga di rumah tersebut. Namun, jangan sampai Anda mengutamakan perasaan ketika melakukan transaksi.

Anda harus tetap obyektif pada keadaan rumah. Calon pembeli tidak mengetahui cerita dan kenangan di balik rumah tersebut. Mereka hanya akan melihat bukti-bukti dan fitur yang tersedia di rumah Anda. Ingatlah bahwa rumah tersebut kini menjadi komoditas. Maka, perlakukan rumah tersebut sebagaimana seharusnya.

9.Jujur tentang kondisi rumah apa adanya

Alih-alih menyembunyikan masalah-masalah konstruksi seperti kebocoran, sebaiknya Anda justru mengakui dan berusaha memperbaikinya. Jika Anda tidak jujur, hal ini justru akan berpengaruh pada kredibilitas dan penawaran harga Anda.

10. Terlalu terburu buru

Terburu-buru dapat menjadi masalah bagi banyak hal, termasuk menjual rumah. Terlalu bersemangat dan terburu-buru menjual ketika proses perbaikan dan usaha mempercantik rumah belum rampung justru tidak menarik bagi calon pembeli. Selesaikan dahulu persiapan rumah Anda, persiapkan mental Anda, dan berhati-hatilah dalam transaksinya.   (sumber:freshome)

Jika anda membutuhkan konsultasi dengan team The EdGe, silahkan hubungi :

  • HOTLINE

    Telp :
    +6231 – 6012 – 3188 ;
    +6231 – 8191 – 3900

    Email :
    info@belisewarumah.com

 

Apakah tahun 2014 Investasi Property Masih yang Terbaik di Indonesia ?

Peluang Bisnis Cara Investasi Property yang aman dan Terbaik di Indonesia

Properti merupakan jenis investasi yang terus diincar para investor. Lahan properti menjadi idola ketika pemerintahan orde baru jatuh. Saat itu, periode 1998-1999, adalah momentum membeli tanah dan rumah dengan harga sangat murah bagi investor.

Saat itu, situasi tidak kondusif membuat banyak orang menjadi pesimistis. Tidak sedikit yang melarikan diri bersama keluarganya ke luar negeri dengan alasan Indonesia adalah negara yang tidak aman karena brutal dan anarkis pada tragedi kerusuhan Mei 1998. Kerusuhan itu memicu pembakaran dan penjarahan sarana usaha, ruko, dan tempat perbelanjaan yang kemudian membuat sejumlah pengusaha menjadi dilema dan pesimistis.

Ya, rasa kecewa yang tinggi saat itu menimbulkan suatu keputusan untuk menjual properti dengan harga sangat murah demi upaya menyelamatkan diri dan keluarga. Perekonomian dalam negeri telah terancam lumpuh total dengan kondisi sangat mengecewakan.

Lalu, apa yang terjadi sekarang ini, terutama dengan harga properti yang melambung tinggi? Bahkan, banyak investor mulai berasumsi bahwa harga properti telah mengarah pada kondisi bubble.

Investasi yang aman dan tepat

Melirik lagi beberapa tahun ke belakang, suatu hal aneh memang pernah terjadi. Banyak pengusaha yang pada saat tragedi Mei 1998 lalu itu malah membeli mobil, rumah, dan tanah dengan harga murah sekali. Harga sangat murah ditawarkan oleh sejumlah orang yang mau melarikan diri ke luar Indonesia. Uang kontan sangat diperlukan di saat mendesak untuk ongkos mereka ke luar negeri.

Di sisi lain, sejumlah pengusaha yang memborong harga rumah dan ruko atau rukan murah tersebut mengatakan bahwa uang menjadi tidak berarti karena kurs Dolar AS sempat menyentuh Rp 15.000. Di beberapa money changer terlihat antrean panjang transaksi penjualan dolar. Herannya, banyak orang berpakaian sederhana dengan kostum dan celana pendek yang malah banyak menjual dolar sehingga candaan dan ledekan pun akhirnya dilontarkan.

“Sungguh tak dapat dipercaya bahwa yang antre menjual dolar adalah orang-orang yang tampangnya sederhana,” ujar seorang pemuda yang menyimak kejadian tersebut.

Boleh jadi, ini memang fenomena yang sungguh di luar akal sehat dan nalar. Namun, itulah investasi yang jeli. Banyak pengusaha yang dirugikan, namun juga banyak yang diuntungkan atas tragedi tersebut.

Ini seperti bisa dilihat pada kenaikan harga properti yang signifikan pada 2010. Saat itu, harga tanah, rumah, ruko dan area komersil menapak naik harga berkali-kali lipat. Sejumlah investor pun jeli untuk lebih memanfaatkan uang yang dipegang atau didepositokannya.

Situasi pun berubah. Lahan properti menjadi incaran utama dan prioritas investor. Pada 2013 ini, tanah di kawasan Tanah Abang menjadi Rp 30 juta per meter persegi. Di kawasan Menteng bahkan menjadi Rp 150 juta per meter persegi. Inilah yang membuat khawatir sejumlah kalangan investor. Lalu, masih adakah investor yang berminat membeli lahan yang mahal sekali itu?

Harga properti boleh naik tinggi, dan pada saat sekarang ini malah banyak yang tidak lagi memakai patokan NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) sebagai patokan untuk nilai jual propertinya.

Rasanya, bila lahan suatu properti menanjak tinggi, hal perlu disimak adalah suku bunga kredit KPR yang seharusnya jangan membebani rakyat Indonesia. Hal ini mengingat inflasi cukup tinggi dan harga sewa atau kontrak suatu lahan properti menjadi faktor pertimbangan penting. Bila dua hal tersebut sudah tidak lagi berjalan, maka dikhawatirkan investasi properti bisa mengalami masalah besar.

Sejumlah pengusaha yang menyewa rumah maupun gedung tempat usaha mengeluhkan harga yang terlalu tinggi sehingga berdampak terhadap pendapatan. Bila seorang pegawai dengan gaji penghasilan Rp 3 juta per bulan, maka berapa lamakah seseorang harus mengumpulkan uang untuk mendapatkan sebuah hunian layak? Jangankan berbicara harga hunian bermiliar-miliar, harga ratusan jutaan saja masih mimpi, mengingat kebutuhan hidup sangat besar, terutama hidup di Jakarta.

Lalu, apakah masyarakat harus menunggu harganya turun alias super murah? Rasanya, mustahil turun kembali. Yang ada, malah naik lagi!

Tahun 2014

Agaknya permasalahan ini menjadi salah satu fokus duet Jokowi – Ahok selaku Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta dengan memberikan peluang masyarakat memiliki rumah susun (rusun) menjadi hunian layak dengan harga terjangkau. Ada banyak sekali masyarakat yang tertolong dengan kondisi hunian layak dan bisa tersenyum atas kondisi tersebut.

Beberapa lokasi rusun seperti di area Tanah Abang, Petamburan dan Pluit menjadi incaran banyak pengusaha maupun investor. Hal ini terlihat dari mobil mewah yang diparkir di lahan tersebut. Ketika ditanya, siapakah pemilik kendaraan tersebut, tukang parkir hanya tersenyum menjawab bahwa pemilik kendaraannya adalah pemilik rusun-rusun tersebut.

Tentu saja, program rusun menjadi faktor pertimbangan penting yang diincar sejumlah kalangan. Hal ini karena terkait adanya area komersil di sekitar area hunian tersebut. Makin banyak area komersil seperti mal, pusat kuliner maupun pasar tradisional, maka area tersebut akan selalu menjadi incaran investor. Oleh karena itu, pintar–pintarlah menyimak dan mengambil peluang dari sebuah momentum, terutama pada 2014 nanti, yakni tahun Kuda Emas. Apalagi, arah jalur Kepala Naga masih berada di Jakarta Utara.

(sumber:kompas)

Jika anda membutuhkan konsultasi dengan team The EdGe, silahkan hubungi :

  • HOTLINE

    Telp :
    +6231 – 6012 – 3188 ;
    +6231 – 8191 – 3900

    Email :
    info@belisewarumah.com

Top 10 Developer Indonesia versi BCI Asia

Berita Daftar Top 10 Developer properti di Indonesia teraktif

BCI Asia, penyedia data dan informasi terkait industri konstruksi dan properti, kembali akan menganugerahkan penghargaan kepada 10 pengembang properti paling aktif berdasarkan nilai proyek dan konsep hijau. BCI Asia Top 10 Awards 2013 kali ini merupakan gelaran yang kesembilan dan akan dilaksanakan pada 11 Juni mendatang.

Selama sembilan kali penganugerahan, terdapat beberapa perubahan kriteria penilaian. Tahun ini, selain nilai proyek/pengembangan (project value), juga rating sertifikat hijau (green certificate rating). Keduanya dikombinasikan secara agregat dari proyek yang sedang dalam tahap konstruksi selama setahun penuh, sepanjang 2012.

Menurut Chairman BCI Asia, Matthias Krups, penghargaan ini diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang memiliki komitmen untuk membentuk lingkungan binaan di masa depan dan memungkinkan pasar untuk lebih memahami peran penting mereka sebagai pengembang dan dampak proyek yang dikembangkan baik secara sosial dan lingkungan.

“Dari semua hal itu, yang terpenting adalah pembangunan yang berkesinambungan tanpa mengabaikan keselarasan dengan lingkungan. Hal ini direpresentasikan ke dalam konsep pengembangan hijau dalam berbagai aspek,” imbuh Matthias.

Dalam penganugerahan kali ini, tercatat proyek properti yang sedang dalam tahap konstruksi selama 2012 senilai 1,36 miliar dollar AS atau setara Rp 13,2 triliun. Anjlok drastis dari tahun sebelumnya dengan nilai 2,5 miliar dollar AS (Rp 24,4 triliun). Selain penurunan nilai proyek, daftar 10 pengembang teraktif tahun ini juga sangat mengejutkan. Terdapat nama-nama baru macam Wika Realty, Jaya Real Property, dan Jakarta Setiabudi Internasional. Mereka “menggeser” Lippo Karawaci, Pakuwon Jati dan Agung Sedayu Group. Ketiga pengembang tersebut tengah membangun beberapa superblok dengan senilai triliunan rupiah.

Dibawah ini ada 10 developer teraktif peraih penghargaan BCI Asia Top 10 Awards 2013, yaitu :

1.Agung Podomoro Land

Pengembang ini dinilai berdasarkan proyek Kuningan City dan Podomoro City dengan agregat nilai investasi sebesar Rp 4,5 triliun.

2.Alam Sutera Realty

Berbeda dengan Agung Podomoro Land, Alam Sutera Realty tengah mengerjakan portofolio komersial berupa ruko Crystal Lane dan The Prominence serta klaster terbaru Sutera Renata (Aruna). Rentang harga jual yang dipatok Rp 2,5 miliar-Rp 5,6 miliar.

3.Ciputra Group

Imperium properti ini masuk daftar sepuluh teraktif karena kontribusi pengembangan Ciputra World Jakarta 2 untuk kondominium The Orchard Satrio, Bizpark Commercial Park 2 dan Citra Garden Botanical Garden.

4.Intiland Development

Pengembang ini merogoh kocek senilai Rp 5 triliun untuk membangun South Quarter, 1 Park Avenue dan Aeropolis yang masuk dalam kriteria penilaian BCI Award.

5.Jakarta Setiabudi Internasional

Apartemen servis Setiabudi SkyGarden senilai Rp 1 triliun dan komitmen mereka melalui proses konstruksi hijau dinilai sebagai kekuatan utama.

6.Jaya Real Property

Pengembang ini tengah membangun Bintaro Jaya X Change dengan nilai proyek Rp 600 miliar.

7.Paramount Land Development

Beberapa proyek baru tengah dikerjakan pengembang yang berbagi lahan dengan Summarecon Agung ini. Antara lain, Paramount Skyline Complex yang mengintegrasikan apartemen, hotel dan fasilitas pendidikan dalam satu kawasan di Gading Serpong.

8.Sinarmas Land

Gurita bisnisnya tersebar di seluruh Indonesia. Tahun ini, mereka membangun klaster anyar De Crassia di De Park, BSD City, Grand City Residence 2 di Balikpapan, dan ruko Concordia di Kota Wisata, Cibubur.

9.Summarecon Agung

Penjualan Sherwood Residence, SKG Retail dan klaster Lotus di Summarecon Bekasi, berkontribusi terhadap pendapatan pengembang ini sebesar Rp 3,5 triliun. Ketiga properti ini akan diserahterimakan bertahap tahun ini.

10.Wijaya Karya Realty

Salah satu BUMN properti ini aktif melansir proyek baru. Tahun 2012 mereka menggarap lima apartemen di Jakarta, Bandung dan Manado. (sumber:kompas)

Jika anda membutuhkan konsultasi dengan team The EdGe, silahkan hubungi :

  • HOTLINE

    Telp :
    +6231 – 6012 – 3188 ;
    +6231 – 8191 – 3900

    Email :
    info@belisewarumah.com

Top 10 Arsitek Terkenal Indonesia cetak 22,5 T

Berita Jasa Gambar Desain Arsitek Top Indonesia raih pendapatan luar biasa.

Pada Waktu lalu, BCI Asia memberikan penghargaan BCI Asia Top 10 Awards 2013 kepada 10 perusahaan arsitek Indonesia. Mereka dipilih karena memenuhi kriteria dalam agregat nilai proyek dan rating sertifikat hijau.

Berbeda dengan kategori pengembang, untuk perusahaan arsitek hampir seluruhnya memenuhi dua kriteria penilaian, yaitu nilai proyek dan rating sertifikasi hijau.

Menurut Chairman BCI Asia, Matthias Krups, penghargaan ini diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang memiliki komitmen untuk membentuk lingkungan binaan di masa depan dan memungkinkan pasar untuk lebih memahami peran penting mereka sebagai pengembang dan dampak proyek yang dikembangkan baik secara sosial maupun lingkungan.

Selama 2012, portofolio ke-10 firma arsitektur tersebut mencapai nilai 2,3 miliar dollar AS (Rp 22,5 triliun). Turun signifikan dari tahun kalender 2011 yang mencapai 4,5 miliar dollar AS (nyaris Rp 44 triliun). Kontribusi terbesar berasal dari proyek komersial. Airmas Asri contohnya. Pelanggan penghargaan BCI Asia ini mendapatkan proyek Admiralty Apartment  (The Aspen Residence) di Jakarta, Bec Extention di Bandung, dan Eaton Luxe Nirwana Bali yang merupakan hotel bintang lima di Bali.

Selain Airmas Asri, terdapat delapan lainnya sebagai “juara” bertahan. Mereka adalah Denton Corker Marshall (Duta Cermat Mandiri) untuk proyek Pullman Dago Resort (Bandung), Kempinski Resort and Spa Nusa Dua (Bali), dan kondotel Mercure Legian (Bali). Disusul kemudian oleh Anggara Architeam dengan portofolio Sherwood Residence (Kelapa Gading), Perkantoran Gudang Garam (Jakarta), dan GOR PB Djarum.

Selanjutnya Arkonin dengan Aston Priority Simatupang Hotel & Conference Center (Jakarta), Bank Central Asia-Data Center (Surabaya), dan La Grande Merdeka Condotel. Indomegah Cipta Bangun Citra yang mengerjakan hotel bintang tiga di Cirebon, SKG Retail di Kelapa Gading, dan Sinpasa Modern Market di Bekasi. Berikutnya Megatika International dengan beberapa proyek komersial hotel berjaringan internasional seperti Holiday Inn Express.

Menyusul PDW Architects dengan Konimext Natpro 5 Factory di Solo, All Fresh Co di Bandung, dan All Season Hotel. Sementara Prada Tata International (PTI) menggarap Holiday Inn Express Semarang, Medan Center Point, dan Sudirman Suites. Tetra Design melejit dengan Aston Paramount Magelang Hotel and Conference, Bank Central Asia Cibubur, dan Family Pik Hospital. Terakhir Urbane Indonesia yang membesut ATMI Cikarang, The Essence Hotel & Apartment Jakarta, dan Bank Saudara Bandung

Satu-satunya perusahaan arsitek yang keluar dari daftar teraktif adalah Perentjana Djaja.

(sumber:kompas)

Jika anda membutuhkan konsultasi dengan team The EdGe, silahkan hubungi :

  • HOTLINE

    Telp :
    +6231 – 6012 – 3188 ;
    +6231 – 8191 – 3900

    Email :
    info@belisewarumah.com

 

 

 

5 Cara Sukses dalam Mencari Rumah

Tips sukses dalam membeli Rumah idaman

Mencari rumah sama halnya dengan “berburu” pasangan hidup. Selain membutuhkan investasi yang tidak sedikit, Anda akan menghabiskan banyak waktu dan kenangan di tempat tersebut. Maka dari itu, berhati-hatilah dalam proses pencarian rumah. Tentukan prioritas dan kumpulkan referensi sebanyak-banyaknya. Dengan mengetahui banyak hal dan memiliki rencana yang jelas, Anda tidak akan menyesal seumur hidup.

Berikut ini 5 cara mudah dalam mencari  rumah , yaitu :

1. Menetapkan prioritas

Sebelum mengunjungi rumah, cobalah menginventarisasi keinginan Anda. Dengan daftar ini, Anda dapat segera “mencoret” rumah-rumah yang tidak sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. Selain itu, daftar ini juga menjaga agar Anda dapat menetapkan prioritas.

2. Membuat daftar perbandingan

Setelah melihat beberapa rumah, biarkan mengendap dalam memori. Buatlah daftar kelebihan dan kekurangan tiap-tiap rumah setiap Anda selesai mengunjungi sebuah rumah. Jangan lupa, buat juga catatan di luar hal-hal standar, seperti lanskap, kondisi atap, cahaya alami, tempat penyimpanan barang-barang, dan berbagai biaya. Gunakan perbandingan ini dalam proses pengambilan keputusan.

3. Nikmati proses “tur”

Perhatikan dengan saksama apa yang Anda rasakan ketika masuk ke dalam rumah tersebut. Bayangkan Anda adalah pemiliknya, perhatikan area-area yang berpotensi menjadi kegemaran Anda. Ketika pertama kali sampai di rumah tersebut, singkirkan buku catatan dan bolpen agar Anda dapat fokus pada “rasa” ketimbang “logika”.

Setelah puas dan selesai berkeliling rumah tanpa mengambil catatan apa pun, sekarang tiba waktunya mencatat kekurangan dan kelebihan rumah tersebut. Bila perlu, buat juga “denah” rumah dan rancanglah kegunaan setiap ruangan.

Untuk mempermudah, mintalah izin untuk mengambil gambar dan video. Pastikan Anda tidak menyalahgunakan kesempatan tersebut. Sayangnya, hal ini cukup sulit untuk dilakukan.

4. Bawa meteran

Anda perlu membawa meteran, terutama jika sudah memiliki berbagai perabotan sebelumnya. Menggunakan perabot lama bukan hal buruk. Cara ini dapat menghemat pengeluaran hingga jutaan rupiah.

5. Angkat karpet, cek kerusakan

Jangan sampai ornamen di dalam rumah yang Anda kunjungi mengelabui atau menutupi kerusakan yang ada. Angkat karpet, sibak gorden, dan buka lemari-lemari penyimpanan. Perhatikan juga langit-langit, dinding, lantai, jendela, atap, dan bagian di bawah sink dapur.

Terakhir, mengunjungi rumah tersebut tidak hanya siang hari, juga sore hari, atau waktu-waktu lain. Anda tidak hanya dapat mengecek kondisi rumah, tetapi juga kondisi lingkungan dan keamanan setempat. ( sumber : houzz )

Jika anda membutuhkan jasa The EdGe, silahkan hubungi :

  • HOTLINE

    Telp :
    +6231 – 6012 – 3188 ;
    +6231 – 8191 – 3900 ;

  • Pin BB : 30FBE15D

  • Email :

  • info@belisewarumah.com

 

Pasar Properti di Jawa Timur Melesat, Harga Tanah Terus Naik

Berita Properti dari The EdGe

Perkembangan pasar properti di Jawa Timur (Jatim) terus mengalami pertumbuhan pesat. Tahun ini saja diperkirakan pertumbuhan pasar di kawasan tersebut akan mencapai 30%.

Sepanjang tahun 2012, para pengembang properti di wilayah Jatim telah membangun 13.000 rumah. Pesat dan berkembangnya pertumbuhan pembangunan rumah di Jawa Timur berbanding lurus dengan pertumbuhan ekonomi di tempat tersebut.

“Harga tanah di Jatim juga terus naik. Tahun lalu Jawa Timur membangun 13.000 rumah lebih rendah dari target yang seharusnya 25 ribu tahun lalu,” kata Wakil Ketua Umum Bidang Pertanahan Real Estate Indonesia Teguh Kinarto saat ditemui di Kementerian Perindustrian Jakarta, Kamis (22/2/2013).

Sementara itu untuk lokasi pembangunan paling pesat, Teguh menyebut daerah-daerah seperti Gresik, Sidoarjo, Jember, Pasuruan dan Surabaya
Ia menambahkan tahun 2013 ditargetkan pertumbuhan pasar properti di Jatim mencapai 25-30%.

“Tahun ini perkiraan kita naik 25-30% dari 13.000. Daerah-daerah seperti Gresik, Sidoarjo, Jember, Pasuruan itu juga pesat. Kalo rumah sederhana itu tidak lebih dari 60 meter tetapi tergantung strategi bisnisnya. Supaya bisa masuk dihargai Rp 90 juta,” katanya.

Ia juga mengatakan sangat mendukung upaya pemerintah untuk membangun jalur tol Surabaya-Kertosono. Dengan jalan tol itu, maka bisnis properti di provinsi Jawa Timur akan semakin berkembang.

“Pembangunan tol Surabaya-Kertosono pasti ada pengaruhnya. Jadi seperti Bandung Jakarta itu gampang toh. Harga tanah untuk rumah murah di Jatim itu sudah Rp 100.000/meter. Itu tanah mentah untuk pinggiran kota. Kalau di kota itu harga tanah mentah Rp 1 juta/meter saja sulit. Jadi memang pembangunan rumah murah menjadi penggerak ekonomi makro,” katanya. ( sumber:detik.com)

Jika anda membutuhkan jasa The EdGe, silahkan hubungi :

  • HOTLINE

    Telp :
    +6231 – 6012 – 3188 ;
    +6231 – 8191 – 3900

    Email :
    info@belisewarumah.com

 

Harga Tanah Kawasan Elit Jakarta Tetap Tinggi meskipun Banjir

Info Properti the EdGe

Kawasan Kelapa Gading Terendam Banjir

Jakarta – Kawasan-kawasan elit di Jakarta seperti Kelapa Gading Jakarta Utara, Green Garden Jakarta Barat dan kawasan elit lainnya kemarin sempat terendam banjir Jakarta, bahkan sudah langganan banjir. Namun kenyataanya kenaikan harga properti khususnya tanah di kawasan-kawasan tersebut terus naik. Kenapa?

Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda mengatakan karakter penghuni atau pasar kawasan elit berbeda dengan pasar segmen menengah ke bawah. Menurutnya penghuni kawasan elit merupakan orang-orang berduit yang tak terpengaruh aspek banjir apalagi hanya terjadi setahun sekali.

“Di sana holding power-nya tinggi, banyak orang-orang kaya. Artinya walaupun rumah mereka ditawar murah atau mahal pun nggak akan dijual,” katanya kepada detikFinance, Jumat (18/1/2013)

Ali menuturkan beberapa faktor yang menyebabkan perilaku itu antara lain, pertama kawasan elit seperti Kelapa Gading umumnya dihuni oleh etnis keturunan Tionghoa. Umumnya mereka punya konsep kepercayaan wilayah ‘Kepala Naga’ yang dianggap membawa keberuntungan untuk bisnis. Faktor lainnya adalah dukungan fasilitas kawasan dan terintegrasi dengan pusat komersial.

“Seperti Kelapa Gading terbentuk komunitas komersial, mal dan ruko sudah sangat lengkap. Jadi kalau pun ada banjir mereka tak peduli, apalagi banjir kemarin serempak di banyak tempat,” jelas Ali.

kawasan elit Kelapa Gading, maupun Pantai Indah Kapuk (PIK), menurut Ali harga properti di kawasan ini masih tahap akan terus berkembang. Berbeda dengan kawasan elit lainnya seperti Pondok Indah (PI) yang sudah mencapai puncaknya

“Kalau PI pertumbuhan jauh di bawah PIK. Harga di PI sudah tinggi, pertumbuhannya jauh lebih rendah, namun untuk Kelapa Gading masih tinggi pertumbuhannya,” katanya.

Meskipun ia mengakui saat ini harga properti di Kelapa Gading mulai sulit ditebak. “Jadi memang masih ada motif condong investasi dan spekulasi, membuat harga tanah semakin tinggi di Kelapa Gading,” katanya.

Sebelumnya Rumah.com mengidentifikasi sepuluh kawasan yang paling banyak diminati konsumen di Jakarta diantaranya Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Bahkan survei Bank Indonesia (BI) mencatat terjadi kenaikan harga tanah (di pasar sekunder) di kawasan Jakarta selama periode triwulan II-2012. Kenaikan harga paling tertinggi di Jakarta terjadi di kawasan Kelapa Gading.

“Berdasarkan wilayah kenaikan harga tanah tertinggi terjadi di wilayah Jakarta Utara (4,28%) terutama wilayah Kelapa Gading (7,44%) dan Sunter (5,95%) dengan harga jual rata-rata Rp 8,72 juta per meter,” jelas survei BI tersebut. (sumber:detik.com)

Jika anda membutuhkan jasa the EdGe, silahkan hubungi :

  • HOTLINE

    Telp :
    +6231 – 6012 – 3188 ;
    +6231 – 8191 – 3900 ;

  • Pin BB : 30FBE15D

  • Email : info@belisewarumah.com