The EdGe

the EdGe’s interior tips

Penampilan bata ekspos dalam interior bangunan mampu memberikan kesan unik. Bata ekspos yang pernah menjadi pilihan populer di rumah-rumah dan bangunan pada era 1900-an tersebut tidak hanya memberikan kesan dan karakter rustic, tetapi juga menghadirkan kesan industrial, sedikit aksen neo-gothic zaman Victoria.

Pada zaman itu, bata ekspos menjadi pilihan yang jauh lebih murah dan lebih efisien. Pasalnya, pemilik rumah tidak perlu menghabiskan uang untuk plester yang mudah rusak. Mereka pun tidak perlu mengeluarkan biaya lebih untuk perawatan rutin.

Namun, penggunaan bata ekspos di zaman digital ini sudah bergeser makna dan tujuannya. Bukan lagi sekadar mengurangi biaya, penggunaan bata ekspos kini juga menjadi pilihan estetika.

Karena hanya berguna sebagai “pemanis mata”, menampilkan bata ekspos tidak hanya diperoleh dari penggunaan bata asli. Anda dapat memanfaatkan beberapa cara untuk mendapatkan tampilan bata ekspos. Berikut ini beberapa cara bisa Anda gunakan di rumah.

Pertama-tama, tentunya Anda dapat menggunakan bata asli. Namun, tantangan membuat dinding seperti ini cukup berat. Lebih baik, Anda meminta pertolongan para profesional. Pastikan dalam satu meter persegi setidaknya ada 60 batu bata.

Setidaknya, dalam membuat partisi indoor, Anda tidak begitu memerlukan fondasi yang terpancang hingga ke tanah. Namun, Anda tetap harus melepaskan ubin atau alas lantai yang ada di ruangan terlebih dahulu.

Selanjutnya, jangan lupa mencampurkan semen dengan jumlah air yang tepat. Jika Anda sudah memiliki dinding partisi dan hanya ingin “meruntuhkan” plester yang menempel pada dinding, pastikan Anda telah melapisi lantai dan barang-barang di ruangan tersebut dengan lembaran nilon.

Gunakan spatula untuk “meruntuhkan” cat yang ada di dinding tersebut. Selain menggunakan bata asli, Anda juga dapat menggunakan lapisan bata dari ubin. Triknya adalah memberikan lapisan di atas dinding yang sudah ada di rumah Anda.

Alternatif lain terbilang paling mudah adalah menggunakan wallpaper bermotif bata. Saat ini, sudah tersedia wallpaper yang meniru tekstur batu bata. Dengan tekstur dan warna menyerupai batu bata, dengan cara instan, Anda akan memiliki dinding batu bata ekspos menarik di rumah Anda. ( sumber:decoist )

Jika anda membutuhkan jasa the EdGe, silahkan hubungi :

  • HOTLINE

    Telp :
    +6231 – 6012 – 3188 ;
    +6231 – 8191 – 3900

    Email :
    info@belisewarumah.com

 

the EdGe’s exterior  tips

Anda masih memiliki lahan terbuka yang kurang mendapatkan sinar matahari? Jangan khawatir sulit untuk ditanami tetumbuhan. Anda masih dapat menciptakan taman, hanya saja perhatikan pemilihan jenis tanaman yang sesuai.

Untuk luas taman yang kecil, semisal hanya 5 m2. Lahannya menyempil di antara tembok bangunan cukup tinggi di rumah Anda. Hasilnya, cahaya matahari cukup sulit masuk ke tempat seperti ini.

Ya, meskipun pada umumnya tanaman kurang subur, tapi taman ini tetap tampil mempesona. Taman dibuat dengan konsep taman tropis semikering. Jenis tanaman sengaja dipilih yang dapat tumbh di tempat teduh dan kucai mini dipuluh sebagai tanaman penutup permukaan tanah.

Kucai mini dapat menutup tanah seperti rumput karena punya banyak anakan dan tumbuh menyebar. Tanaman ini minim perawatan, yaitu hanya membutuhkan sedikit air.

Namun, hal paling penting adalah tanaman berdaun hijau tua ini tak senang tersengat matahari langsung, area yang teduh adalah tempat idealnya. Tanaman pengisinya antara lain, kaktus segi enam, meskipun mampu hidup di tempat teduh, kaktus henis ini tetap saja membutuhkan sinar matahari. Peletakannya pun di dekat area yang terbuka agar mendapat sinar matahari.

Kecantikan dari taman ini adalah kaktus yang tinggi langsing tersebut. Di sekelilingnya bisa dihadirkan sansevieria, bromelia, dam iris. Tampilan taman mungil di pojokan ini pun tak kalah menarik dengan taman di sekitarnya. (Sumber:Idea)

Jika anda membutuhkan jasa the EdGe, silahkan hubungi :

  • HOTLINE

    Telp :
    +6231 – 6012 – 3188 ;
    +6231 – 8191 – 3900

    Email :
    info@belisewarumah.com

tips renovasi the EdGe

Cara agar rumah anda terlihat lebih mahal 50 jt. Part 5/5

  1. Buat gedung khusus untuk parkir
  2. Ciptakan suasana yang menyenangkandi kantor. Mis : warna cat yang ceria, tanaman hias di dalam ruang, dll
  3. Jadikan dinding kosong gedung menjadi tempat / sarana iklan yang besar
  4. Jual hak penanaman bangunan
  5. Sewakan untuk menara BTS
  6. Sewakan untuk tempat papan iklan
  7. Rubah fungsi bangunan menjadi gudang penyimpanan
  8. Rubah ukuran dari unit ruang sewa
  9. Dirikan 5buah garasi penyimpanan (buat tambahan ruang garasi penyimpanan)
  10. Buat landasan helicopter
  11. Siapkan sistem pengahangat ruangan penyimpan koleksi mobil antic
  12. Buat ruangan khusus untuk spa
  13. Buat kolam renang
  14. Singkirkan kolam renang yang ada
  15. Naikkan harga sewa pada musim liburan
  16. Buat ruangan multimedia home teater
  17. Pasang sistem video keamanan otomatis
  18. Buat pintu gerbang masuk otomatis
  19. Buat bundaran untuk mobil berputar
  20. Simpan hal hal yang terbaik untuk terakhir     ( miliki beberapa kartu “Truft” dalam bernegoisasi)

Jika anda membutuhkan jasa the EdGe, silahkan hubungi :

  • HOTLINE

    Telp :
    +6231 – 6012 – 3188 ;
    +6231 – 8191 – 3900

    Email :
    info@belisewarumah.com

 

tips renovasi the EdGe

Cara agar rumah anda terlihat lebih mahal 50 jt. Part 4/5

  1. Renovasi atap
  2. Pasang teralis
  3. Buat area untuk memanggang makanan
  4. Pasang shower di bathup
  5. Pasang exhaust  fan di kamar mandi
  6. Pasang AC
  7. Penghangat ruangan ( khusus negara di luar ASEAN )
  8. Rubah dari HGB jadi SHM
  9. Pasang saluran kabel listrik dan telepon dibawah tanah
  10. Pasang rak dan laci untuk mengatur closet/ruang penyimpan pakaian
  11. Rubah dari septic tank ke sistem saluran pembuangan
  12. Pasang sistem videophone di pintu masuk  rumah
  13. Pasang sistem CCTV di gedung apartment
  14. Pasang pintu garasi otomatis
  15. Pasang lift khusus barang
  16. Pasang tambahan soket listrik
  17. Pasang saluran untuk grounding listrik
  18. Berikan penyewa fasilitas untuk saluran bebas SLJJ
  19. Saluran internet tanpa batas
  20. Isi bangunan yang kosong
  21. Ciptakan nilai tambah dari lahan kosong,mis : dijadikan kapling siap bangun, lahan parkir atau pusat jajan,dll

Jika anda membutuhkan jasa the EdGe, silahkan hubungi :

  • HOTLINE

    Telp :
    +6231 – 6012 – 3188 ;
    +6231 – 8191 – 3900

    Email :
    info@belisewarumah.com

the EdGe news

Hingga tahun 2015 diperkirakan terdapat backlog atau kekurangan pasokan perumahan mencapai 1,65 juta unit di wilayah Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek).

Hal ini disampaikan konsultan properti PT Aristo Bangun Selaras, seperti dilansir PT Modernland Realty Tbk dalam materi paparan publiknya, seperti dikutip Jumat (14/12/2012).

Perkiraan kebutuhan rumah 7,5 juta unit ini untuk menampung jumlah penduduk di Jabodetabek yang mencapai 30,1 juta jiwa. Bahkan hingga 2025 jumlah penduduk di Jakarta dan sekitarnya mencapai 36,8 juta jiwa.

“Sementara kebutuhan rumah akibat pertambahan penduduk di Jabodetabek hanya 120 ribu-140 ribu rumah setiap tahunnya. “Besarnya kebutuhan rumah di Jabodetabek hingga tahun 2012 mencerminkan besarnya potensi pasar yang bisa digarap di Jabodetabek secara berkesinambungan,” tulis Aristo dalam datanya.

Potensi pasar perumahan yang tinggi ini membuat Modernland, salah satu pengembang yang memiliki proyek di Tangerang, ataupun developer lain berlomba menghadirkan hunian ideal bagi konsumen di Jabodetabek.

Berdasarkan data tercatat ada 26 perumahan skala besar dengan lahan 400 hektar di wilayah Jabodetabek. Sedangkan perumahan skala besar, menengah dan kecil di wilayah Jabodetabek mencapai 530 perumahan.

“Berdasarkan analisis konsultan, supply rumah baru di Jabodetabek tahun 2010-2012 rata-rata mencapai 120 ribu unit–160 ribu unit. Sehingga kebutuhan rumah akibat backlog dan akibat pertambahan penduduk belum dapat dipenuhi oleh para developer Jabodetabek,” tegasnya.(sumber:detik.com)

Jika anda membutuhkan jasa the EdGe, silahkan hubungi :

HOTLINE

Telp :
+6231 – 6012 – 3188 ;
+6231 – 8191 – 3900

Email :
info@belisewarumah.com

 

the EdGe news

Saat ini, banyak developer yang menawarkan pemesanan unit pada saat pre-launching, yang akan mendorong konsumen untuk membeli kondominium dengan jumlah banyak.

Tren harga kondominium terus naik sejalan dengan kenaikan harga tanah di Jakarta. Menutup tahun 2012, harga jual rata-rata kondominium di area CBD mencapai harga Rp 24.837.060 per m2, naik 3,3% k/k. Sementara harga rata-rata kondominium di area primer tercatat pada harga Rp 23.469.819 per m2 atau naik 3,2% jika dibandingkan kuartal lalu.

Demikian hasil riset Cushman & Wakefield mengenai Pasar Properti Jakarta pada Kuartal 4 tahun 2012 dan Prospek 2013  yang disampaikan Dharmesti Sindhunatha Associate Director Marketing & Communications and Human Resources, Indonesia Cushman & Wakefield di Jakarta, Kamis (13/12/2012). Riset tersebut mencatat, aktivitas penjualan kondominium di wilayah sekitar Jakarta diperkirakan akan terus naik pada 2013 dikarenakan permintaan dari para pembeli yang terdiri atas investor dan pengguna akhir masih tinggi.

Tahun depan, sebanyak 57.318 unit kondominium diprediksikan akan diluncurkan ke pasar. Hal ini akan membuat persaingan pasar semakin keras.

Saat ini, banyak developer yang menawarkan pemesanan unit pada saat pre-launching, yang akan mendorong konsumen untuk membeli kondominium dengan jumlah banyak. Strategi penjualan lebih kreatif, seperti lelang unit apartemen di hari peluncuran kondominium baru, akan banyak ditawarkan. Hal ini sehubungan dengan makin selektifnya para calon pembeli yang akan memilih produk dengan nilai uang yang terbaik.

Seperti disebutkan sebelumya, pelantikan Gubernur Jakarta yang baru di bulan Oktober telah membawa beberapa perubahan yang berkaitan dengan peraturan tata kota di Jakarta. Adanya isu mengenai penataan ulang kawasan kumuh di Jakarta untuk dijadikan kompleks bangunan hunian bertingkat diprediksikan akan memberikan pengaruh terhadap performa pasar kondominium, terutama untuk proyek-proyek kelas menengah-bawah.

Namun demikian, isu tersebut belum memberikan dampak yang signifikan di kuartal empat 2012. Aktivitas penjualan pasar kondominium terbangun dan mendatang masih relatif stabil. (sumber:kompas)

Jika anda membutuhkan jasa the EdGe, silahkan hubungi :

HOTLINE

Telp :
+6231 – 6012 – 3188 ;
+6231 – 8191 – 3900

Email :
info@belisewarumah.com

 

the EdGe news

Sampai akhir 2012 ini, tingkat penjualan kondominium terbangun di area Jabodetabek mencapai 96,0 atau naik 0,8 t/t dan 0,1 k/k. Adapun tingkat okupansinya tercatat pada angka 59,3, turun 0,5 dari kuartal tiga tahun 2012.

Pelantikan Gubernur Jakarta yang baru di bulan Oktober telah membawa beberapa perubahan yang berkaitan dengan peraturan tata kota di Jakarta. Adanya isu mengenai penataan ulang kawasan kumuh di Jakarta untuk dijadikan kompleks bangunan hunian bertingkat diprediksikan akan memberikan pengaruh terhadap performa pasar kondominium, terutama untuk proyek-proyek kelas menengah-bawah.

Namun demikian, isu tersebut belum memberikan dampak yang signifikan di kuartal empat 2012. Aktivitas penjualan pasar kondominium terbangun dan mendatang masih relatif stabil.

Menutup tahun 2012, kondominium kelas menengah masih mendominasi aktivitas penjualan, dan berkontribusi sekitar 62% dari total transaksi. Sebanyak 10.843 unit pasokan mendatang telah diluncurkan ke pasar dalam kurun waktu Oktober – Desember 2012, yang terdiri atas 17 proyek.

Demikian hasil riset Cushman & Wakefield mengenai Pasar Properti Jakarta pada Kuartal 4 tahun 2012 dan Prospek 2013  yang disampaikan Dharmesti Sindhunatha Associate Director Marketing & Communications and Human Resources, Indonesia Cushman & Wakefield di Jakarta, Kamis (13/12/2012).

Sampai akhir 2012 ini, tingkat penjualan kondominium terbangun di area Jabodetabek mencapai 96,0% atau naik 0,8% t/t dan 0,1% k/k. Adapun tingkat okupansinya tercatat pada angka 59,3%, turun 0,5% dari kuartal tiga tahun 2012. Sementara tingkat penjualan proyek mendatang mencapai 59,5%, turun 0,5% k/k dan naik 3,2% t/t, dengan sisa 32.277 unit yang belum terserap pasar.

Berdasarkan riset Cushman & Wakefield, selama kuartal empat 2012 ini aktivitas pra-penjualan dari proyek-proyek mendatang akan didominasi oleh proyek kelas menengah atau sekitar 49,3% dari keseluruhan transaksi. Untuk metode pembayaran, pembeli dari kalangan bawah memilih pinjaman bank, sementara cara pembelian konsumen kelas menengah dan atas lebih bervariasi seperti satu-sampai-tiga tahun cicilan bertahap, pinjaman bank, dan juga tunai keras.

Tingkat pra-penjualan untuk proyek kelas menengah tercatat pada angka 61,3%, kelas menengah-atas 67,0%, dan kelas atas 57,0%. Tingkat pra- penjualan kelas atas mengalami kenaikan sebanyak 3,2% dari angka di kuartal lalu, sementara tingkat pra- penjualan proyek kelas menengah dan menengah-atas turun sebanyak 0,8% dan 3,1%,

Adapun tingkat penjualan proyek rusunami turun 0,1% dari angka 96,2% pada kuartal lalu, dan naik 1,8% jika dibandingkan dengan angka tahun lalu yaitu 94,3%, dengan tingkat hunian 37,2%. Untuk tingkat pra-penjualan proyek mendatang, proyek-proyek rusunami ini tercatat di angka 71,0%, turun 0,8% k/k. (sumber:kompas)

Jika anda membutuhkan jasa the EdGe, silahkan hubungi :

HOTLINE

Telp :
+6231 – 6012 – 3188 ;
+6231 – 8191 – 3900

Email :
info@belisewarumah.com

the EdGe news

Hak pakai itu ada batas waktunya. Sebenarnya sama dengan hak guna bangunan. Sistem perpanjangan juga bagus karena memberikan manfaat bagi pemasukan pajak negara.
— Yoke Prayogo

Demikian terungkap dalam paparan yang disampaikan Ketua Umum DPP REI Setyo Maharso, Kamis (13/12/2012), menanggapi pandangan Ketua Umum Asosiasi Penghuni Rumah Susun Seluruh Indonesia (APERSSI) Ibnu Tadji HN. Setyo berharap, masyarakat tidak salah mengartikan soal kepemilikan properti asing.

 

“Jika regulasi tentang hak kepemilikan asing diperbaiki dengan tetap membatasi hanya pada produk properti tertentu dan dengan harga tertentu yang bisa dibeli oleh orang asing, pemerintah justru akan mendapatkan devisa, baik dari pajak maupun dampak ikutan lainnya,” kata Setyo.

 

Seperti diberitakan di Kompas.com, Selasa (11/12/2013) lalu, APERSSI mengutarakan keberatannya atas kepemilikan properti oleh asing di Indonesia. Menurut Ibnu, membuka jalan bagi kepemilikan properti oleh asing akan berefek negatif bagi penduduk Indonesia, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

 

“Ada batasan-batasannya. Lagipula, properti untuk asing hanya ada di kota-kota besar. Kekhawatiran MBR itu tidak ada. Saya pikir ini jangan dipolitisir,” lanjut Setyo.

 

Sementara itu, menurut Wakil Sekretaris Jenderal DPP REI Yoke Prayogo mengatakan, sebetulnya undang-undang sudah memberikan jalan untuk kepemilikan asing. Undang-undang agraria memberikan hak pakai. Intinya, menurut Yoke, pihak asing tidak dapat membeli, melainkan hanya mendapatkan hak pakai.

 

“Sayangnya, hal ini tidak diatur dalam undang-undang rusun yang baru,” ujarnya.

 

Adapun pembatasan atau syarat kepemilikan oleh asing tersebut meliputi harga minimum properti hingga Rp 2,5 miliar, PPN BM sebesar 40 %, serta penduduk asing tersebut sudah tinggal setidaknya 14 hari di Indonesia.

 

“Hak pakai itu ada batas waktunya. Sebenarnya sama dengan hak guna bangunan. Sistem perpanjangan juga bagus karena memberikan manfaat bagi pemasukan pajak negara,” tambah Yoke.

 

Namun, agar sistem ini berjalan dengan baik, tentu harus ada kejelasan regulasi. Dengan kata lain, ada political will antarlembaga dan kementrian, Badan Pertanahan Nasional, Kementerian Perumahan Rakyat, Menteri Keuangan, dan Kementerian Kehakiman.

 

Sementara itu, Setyo Maharso menambahkan, regulasi tersebut harus segera disiapkan, tidak bisa sembarangan. Hal ini yang diminta oleh REI. REI sendiri telah menyiapkan kajian draft hukum kepemilikan properti bagi warga negara asing pada 2001-2004, tepatnya pada periode kepemimpinan Yan Mogi. Setyo berjanji akan memperbarui draft tersebut agar tetap aktual dengan keadaan saat ini. (sumber:kompas)

Jika anda membutuhkan jasa the EdGe, silahkan hubungi :

HOTLINE

Telp :
+6231 – 6012 – 3188 ;
+6231 – 8191 – 3900

Email :
info@belisewarumah.com

 

 

the EdGe tips

Lemari built in sudah pasti lebih rapi dan irit lahan. Semakin terlihat rapi kalau pintu lemarinya tidak dilengkapi handle atau knop. Lantas, bagaimana membuka-tutup pintunya?

Bagi mereka yang gemar dengan tampilan rapi dan clean, menghilangkan handle pintu lemari patut dicoba. Belakangan ide ini banyak diaplikasikan pada rumah-rumah modern. Pasalnya, kesan rapi dan clean memang jadi ciri gaya ini. Kemudian, kebingungan yang muncul kemudian adalah bagaimana membuka-tutup pintunya.

Desainer interior dan arsitek yang datang dengan ide ini, tentu sudah menyiapkan solusinya. Ada beberapa trik digunakan, misalnya push open door, sistem buka tutup pintu yang cukup dengan ditekan, pintu akan terbuka.

Trik lain bisa digunakan adalah membuat cerukan di bagian atas atau bawah pintu lemari. Alhasil, tanpa menggunakan handle pun pintu bisa dibuka. Atau, malah lemari tarik!

Kalau ditutup, semuanya tampak rapi, seperti dinding saja. Begitu dibuka, baru ketahuan bahwa dinding ini adalah lemari. Tampilan rapi seperti inilah yang diinginkan, dengan menghilangkan handle atau knop. Ide ini bisa diaplikasikan untuk lemari maupun laci. Jadi, lemari pakaian, kabinet dapur, dan berbagai lemari lainnya, bisa dibuat rapi dengan cara ini. (sumber:kompas.com)

Jika anda membutuhkan jasa the EdGe, silahkan hubungi :

HOTLINE

Telp :
+6231 – 6012 – 3188 ;
+6231 – 8191 – 3900

Email :
info@belisewarumah.com

 

 

the EdGe tips

Memiliki tempat penyimpanan yang mampu menampung semua barang-barang koleksi di kamar Anda adalah tantangan tersendiri. Namun, pernahkah mempertimbangkan penggunakan bagian bawah atau kolong tempat tidur Anda?

Tapi, sebaliknya, jika menganggap menyimpan barang-barang di bawah kolong tempat tidur hanya akan menumpuk debu, ada baiknya Anda memikirkannya lagi. Berikut ini beberapa tips memilih penyimpanan di bawah tempat tidur yang rapi dan sedap dipandang:

Built in

Pertama-tama, jika Anda menginginkan penyimpanan tersembunyi dari pandangan mata, pilihlah tempat tidur yang memiliki tempat penyimpanan atau lemari built-in di dalamnya. Tempat-tempat tidur semacam ini sangat ideal untuk rumah-rumah berukuran kecil. Selain itu, tempat tidur semacam ini juga cocok bagi Anda yang berbagi kamar dengan orang lain.

Level panggung

Kedua, Anda dapat meninggikan tempat tidur Anda untuk ruang penyimpanan lebih banyak lagi. Jangan takut untuk membuat “level panggung” untuk tempat tidur Anda sendiri. Walaupun membutuhkan tangga untuk mencapai tempat tidur, Anda bisa menyimpan baju, pernak-pernik, barang koleksi, atau mainan anak di dalamnya.

Keempat, pastikan Anda secara teratur membereskan, membersihkan, dan menyortir barang-barang yang masih dan sudah tidak Anda butuhkan lagi. Pastikan barang-barang tersebut Anda simpan rapi dan teratur.(sumber:kompas.com)

Jika anda membutuhkan jasa the EdGe, silahkan hubungi :

HOTLINE

Telp :
+6231 – 6012 – 3188 ;
+6231 – 8191 – 3900

Email :
info@belisewarumah.com