Pada zaman sekarang ini, menjual rumah di Surabaya jauh lebih mudah daripada lima atau sepuluh tahun yang lalu. Anda tinggal memotret bagian ekterior dan interior rumah, kemudian anda upload ke website, dan menunggu calon pembeli untuk mengontak anda. Calon pembeli tersebut akan mengecek kondisi rumah anda.

 

Akan tetapi, tanpa mengetahui trik yang tepat, rumah yang anda jual bisa tampak tidak menarik di dalam foto. Memotret bagian interior rumah membutuhkan pemilihan waktu yang tepat. Selain itu juga membutuhkan lebih banyak kontrol pencahayaan. Sentuhan pencahayan melalui piranti lunak Photoshop juga bisa digunakan apabila diperlukan. Beberapa tips yang bisa anda terapkan ketika memotret rumah :

 

Lembutkan pencahayaan

Pada dasarnya fotografi merupakan sebuah tindakan melukis dengan menggunakan cahaya. Oleh karena itu, pencahayaan dalam fotografi sangatlah penting. Kamera yang anda gunakan memliki perbedaan dengan mata dalam batasan menangkap cahaya. Sehingga anda harus memastikan perbedaan yang tidak terlalu ekstrim antara area gelap dan area terang. Pencahayaan yang lembut akan menghasilkan foto yang dapat menggambarkan keadaan interior rumah anda.

 

Gunakan sinar matahari

Apabila anda bukan seorang fotografer profesional dan anda tidak memiliki perlengkapan yang memadai, anda dapat menggunakan sinar matahari untuk menyinari bagian interior rumah anda. Hindari penggunaan flash pada kemar anda. Karena flash tersebut pada umumnya tidak dapat diatur sesuai dengan yang anda inginkan. Dan hasilnya pun belum tentu sesuai dengan keinginan anda.

 

Rencanakan waktu pemotretan

Pemotretan yang bertujuan untuk menjual rumah di Surabaya sebaiknya menggunakan waktu yang terbaik. Waktu yang terbaik untuk memotret adalah pada pagi atau sore hari. Karena di kedua waktu itu sinar matahari akan membantu anda. Di kedua waktu tersebut, sinar matahari tidak menyorot langsung sehingga sinar tersebut dapat menciptakan bayangan alami sehingga menambahkan kesan “kehidupan” dalam foto anda. Anda harus menghindari memotret langsung ke arah sinar matahari. Anda sebaiknya membiarkan sinar yang masuk melalui jendela rumah. Anda dapat memanfaatkan gorden untuk mengontrol kekuatan sinar matahari yang masuk ke dalam ruangan. Penggunaan gorden juga dapat melembutkan kekuatan sinar matahari.

 

Pastikan kekuatan cahaya konsisten

Untuk menghindari distorsi warna dalam foto anda harus memastikan keseimbangan cahaya yang menyinari ruangan anda dengan seimbang. Anda dapat mengisi area-area yang membutuhkan cahaya lebih dengan menggunakan flash internal. Anda juga bisa menggunakan kertas putih atau lembaran alumunium foil untuk memantulkan cahaya matahari.

 

Ganti lampu dalam rumah.

Pencahaayaan artifisial yang terdapat di rumah anda juga memiliki peranan penting. Perbedaan warna dapat memberikan kesan yang berbeda pula. Misalnya, lampu fluorescent dengan warna kebiru-biruan bisa memberikan kesan dingin. Lampu tungsten dapat memberikan kesan hangat dengan warna kekuning-kuningan. Untuk memberikan kesan-kesan yang anda inginkan, manfaatkan lampu-lampu tersebut.

 

Buat detail rumah Anda tampak

Apabila anda memiliki fitur yang cantik dalam detailnya ketika anda menjual rumah di Surabaya, maka anda perlu menonjolkan bagian tersebut. Anda dapat menggunakan f-stop di f/16 atau lebih tinggi ketika memotret bagian interior rumah anda. Angka f-stop menunjukkan “bukaan” (apertur) pada lensa kamera Anda. Semakin kecil angka f-stop, semakin banyak cahaya yang dapat masuk kedalam kamera, namun area fokusnya pun semakin terbatas.

 

Gunakan tripod

Tripod mampu membuat anda menggunakan eksposur lebih lama ketika memasang “bukaan” kecil (apertur kecil), misalnya menggunakan f/16, tanpa membuat gambar menjadi bergoyang.

Jika anda membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan hubungi team The Edge :

HOTLINE

Telp :

+6231 – 6012 – 3188 ;
+6231 – 8191 – 3900 ;
0888 0351 0959

Email :  info@belisewarumah.com

Tips Desain Gambar Model Ruang Kamar Mandi Minimalis

Teknik pencahayaan pada kamar mandi sama pentingnya dengan pencahayaan pada ruangan lainnya. Pemanfaatan cahaya alami pada siang hari sangat dianjurkan.

Cahaya matahari, selain berperan sebagai sumber terang, juga dapat menghindarkan kamar mandi dari lembap, jamur, dan bakteri. Biarkan cahaya matahari masuk melalui lubang lubang yang cukup.
Lubang pada kamar mandi dapat berupa jendela kaca pada dinding, atau atap (skylight ). Selain itu dapat pula digunakan kisi-kisi jalusi pada dinding atau atap juga.

Pada saat kita ingin membuat jendela kaca pada atap dan dinding, Anda perlu memperhatikan penempatannya. Jika saja nantinya penempatan jendela terasa mengganggu privasi, dapat saja ditambahkan gunakan window blind sebagai penutup jendela, selama kamar mandi digunakan. Setelahnya, buka window blind agar cahaya matahari kembali leluasa masuk.

Saat malam hari, tiba saatnya memaksimalkan pencahayaan artifisial dari lampu kamar mandi. Penataan lampu pun tidak boleh sembarangan. Ada area-area tertentu, yang membutuhkan pencahayaan lebih.

Pencahayaan artifisial pada kamar mandi sangat dipengaruhi oleh aktivitas di dalamnya. Banyak orang memanfaatkan kamar mandi, tidak hanya untuk mandi. Berdandan bahkan membaca bisa dilakukan di ruangan ini. Maka siapkan pencahayaan yang memadai untuk setiap kegiatan.

Beberapa area seperti area shower dan wastafel biasanya membutuhkan cahaya lebih. Perhatikan pula penempatannya. Area wastafel biasanya dilengkapi dengan cermin. Aktivitas sikat gigi, cuci muka, hingga berdandan dilakukan di sini.

Untuk area cermin, baiknya tempatkan lampu di sisi kiri dan kanan. Agar arah jatuhnya cahaya tepat di wajah. Pada area shower atau bathtub bisa menggunakan lampu dinding atau lampu yang menempel di langit-langit.

Dalam menempatkan lampu di area-area basah, kehati-hatian sangat diperlukan. Jika memungkinkan pilih lampu yang memiliki perlindungan dari percikan air dan debu. Pada kamar mandi berukuran kecil, dimana mandi adalah satu-satunya kegiatan, satu lampu di langit-langit bisa jadi sudah cukup. Asal cahayanya cukup untuk menerangi setiap bagian ruangan kamar mandi.(sumber:idea)

Jika anda membutuhkan konsultasi atau jasa The EdGe, silahkan hubungi :

  • HOTLINE

    Telp :
    +6231 – 6012 – 3188 ;
    +6231 – 8191 – 3900

    Email :
    info@belisewarumah.com

Tips Renovasi Gambar Desain Rangka Atap Rumah Minimalis

Ruangan dalam Rumah yang terang merupakan kunci kenyamanan untuk beraktivitas secara maximal. Tetapi biasanya bagian ruangan di sudut sudut tertentu banyak yang  kurang cahaya, bahkan gelap.

Keadaan tersebut bisa terjadi karena memang atap menempel pada dinding dan tidak menyisakan ruang terbuka untuk cahaya. Ada tiga cara mudah yang dapat Anda lakukan untuk membuat akses cahaya masuk pada ruangan dalam rumah  tanpa lubang pencahayaan. Pelaksanaannya pun relatif cepat tanpa mengganti struktur. Pelajari Cara tersebuy, yaitu :

1.Atap transparan

Mengganti atap solid berlaku untuk bangunan yang memanfaatkan atap genteng atau metal. Prinsipnya, menggunakan atap transaparan dengan jenis yang sama seperti atap solid di sekitarnya. Upaya ini untuk mencegah timbulnya celah akibat tidak sesuainya desain atap.

2.Bukaan pada dinding

Cara ini menjadi satu solusi cukup efektif untuk mengalirkan cahaya ke dalam ruangan. Untuk membuat ruangan terang, buatlah bukaan yang luas atau besar mencapai minimal seperempat luas dinding. Bukaan ini bisa disebar di beberapa tempat.

3.Tabung cahaya

Cara ini adalah merupakan solusi terbaru yang cukup efektif. Caranya dengan teknologi tabung cahaya milik Solatube system. Tabung cahaya ini dipasang pada atap, maka sinar matahari disalurkan ke bukaan yang berada di plafon. Tabung ini dapat menyalurkan 99 % cahaya matahari. (sumber:Idea)

Jika anda membutuhkan konsultasi dan jasa The EdGe, silahkan hubungi :

  • HOTLINE

    Telp :
    +6231 – 6012 – 3188 ;
    +6231 – 8191 – 3900

    Email :
    info@belisewarumah.com