Cara Praktis ‘ngecat’ Pagar Besi untuk menjadi Rumah Idaman

Sebagai bagian dari fasad, bagian pertama yang dilihat dari luar, posisi pagar sangat strategis dalam menentukan nilai hunian Anda. Untuk itu, jika punya waktu, tidak ada lagi yang perlu dipikirakan kecuali segera memberikan tampilan baru untuknya.

Ada 3 cara mudah untuk membuat menjadi cantik yaitu :

1.Menghilangkan Karat

Langkah pertama, hilangkan karat di pagar rumah. Pastikan besi pagar rumah Anda “siap” menerima cat primer dan cat besi. Besi yang ditempatkan di luar rumah dapat terekspos pada berbagai hal, dan rentan rusak oleh hal tersebut.

Seiring waktu, besi akan berkarat, menahan air, atau menarik minyak dan kotoran. Hal pertama yang harus Anda lakukan Anda mencari adanya karat. Jika ada, gunakan sarung tangan, pengaman mata, dan masker.

Gunakan sikat kawat dan gosok area karat tersebut. Kemudian, lembabkan lap dengan mineral spirits, sejenis thinner tak berbau, dan mulailah menghapus karat yang tersisa. Ganti lap ketika sudah terlalu kotor. Jika tidak, pekerjaan Anda menghilangkan karat akan sia-sia.

2.Membersihkan

Langkah kedua adalah membersihkan pagar rumah. Setelah menghilangkan karat dengan mineral spirits, zat tersebut dapat tertinggal pada sebagian jenis cat besi.

Sebelum mulai mengecat, sebaiknya Anda mencuci pagar Anda terlebih dahulu. Penuhi sebuah ember dengan air panas dan sabun.

Gunakan lap yang telah Anda rendam di ember tersebut untuk membersihkan pagar. Semprotkan dengan air selang, kemudian keringkan semalaman.

3.Pengecatan

Ketiga, mulailah proses pengecatan pagar rumah. Gunakan primer sebagai dasar. Bekerjalah dengan cepat melapisi seluruh pagar Anda.

Berikan waktu setidaknya satu hari hingga cat primer mengering. Setelah primer mengering, lapisi dengan cat besi. Tunggu hingga cat mengering, lapisi kembali dengan lapisan kedua.

Anda juga bisa menggunakan kape untuk mengikis noda dan kotoran menempel. Baru kemudian, gunakan ampelas halus dan lap kering untuk menghilangkan kotoran. Kemudian, beri dempul untuk menyamakan permukaan yang tidak rata. Setelah kering, ampelas kembali, beri lapisan cat dasar dengan cat alkali cepat kering.

Cat kembali dengan campuran cat dan thinner, kemudian sapukan cat besi. Tunggu hingga 24 jam, kemudian aplikasikan finishing. (sumber:kompas)

Jika anda membutuhkan konsultasi dengan team The EdGe, silahkan hubungi :

  • HOTLINE

    Telp :
    +6231 – 6012 – 3188 ;
    +6231 – 8191 – 3900

    Email :
    info@belisewarumah.com


 

Tips mengecat lantai kayu

Mengecat lantai kayu solid dapat memberikan lantai tersebut “nafas baru” tanpa harus menggantinya dengan lantai yang baru. Selain itu, mengecat lantai kayu Anda juga dapat membuat Anda dapat berkreasi dengan pola-pola menurut selera masing masing.

Berikut ini terdapat 8 langkah,yaitu :

1.Persiapkan permukaan lantai

Menurut Christopher Comer dari Noble Pro Painting di Chicago, Anda bisa memulai proses persiapan pengecatan dengan mengamplas lantai dengan amplas 150-grit. Mengamplas dengan tangan seperti ini tidak akan membuat lantai benar-benar halus, namun cukup untuk membuat primer menempel dengan baik pada permukaan lantai.

2.Bersihkan lantai

Hilangkan debu sisa-sisa amplas dari lantai kayu Anda. Seka menggunakan air jika perlu, kemudian cuci dengan pembersih lantai kayu. Bagian terpenting dari langkah ini adalah membiarkan lantai kering setelah dibersihkan.

Idealnya, Anda membiarkan lantai mengering selama dua hari atau lebih. Jika masih lembab, primer dan cat yang menempel pada permukaan kayu akan bergelombang.

3.Pakaikan primer

Phillip Storey dari Redhill Painting di San Francisco, Amerika Serikat, mengatakan bahwa pihaknya merekomendasikan senyawa yang mampu masuk ke dalam primer berbasis minyak yang dapat menyegel permukaan lantai kayu.

“Namun, primer berbahan dasar lateks juga dapat bekerja dengan baik,” ujarnya.

Untuk itu, kata Storey, Anda perlu menyesuaikan antara cat yang akan Anda gunakan dengan primer. Jika akan menggunakan cat lateks, gunakan juga primer lateks. Begitu juga jika Anda ingin menggunakan cat berbahan dasar minyak.

Setelah itu, biarkan mengering setidaknya semalam. Untuk produk berbahan dasar minyak, usahakan Anda membiarkannya selama lebih dari 24 jam.

4.Amplas tahap 2

Kali ini, gunakan amplas 220-grit yang akan menciptakan debu lebih halus. Setelah mengamplas, gunakan pembersih vakum untuk membersihkan sisa-sisa debu. Hindari penggunaan lap katun atau kertas untuk membersihkan sisa debu. Bahan ini akan meninggalkan serat di lantai sehingga bisa merusak proses pengecatan Anda.

5.Berikan warna

Untuk memberikan pola baru atau membuat lantai beraneka warna, gunakan selotip khusus mengecat. Gunakan kuas atau roller, namun pastikan Anda menggunakan perangkat yang tepat.

“Anda tidak akan mendapatkan gelombang udara sama sekali dengan menggunakan kuas, namun mengecat dengan kuas membutuhkan kerja yang intensif,” ujar Comer.

6.Biarkan kering

Mengecat lantai kayu hampir sama dengan menggunakan cat kuku. Dalam pemakaian cat kuku, Anda butuh menggunakan base coat, color coat, kemudian top-coat. Setiap lapisan harus tipis, tidak menggumpal, dan harus benar-benar kering sebelum lapisan selanjutnya Anda gunakan. Setelah lapisan pertama, tunggu setidaknya 24 jam sebelum lapisan selanjutnya.

7.Berikan pelapis

Setelah dua kali memberikan warna pada lantai Anda, kini tiba waktunya memberikan top-coat. Top-coat akan memberikan ketahanan bagi cat Anda. Berikan satu atau dua lapis pelapis polyeurethane bening, kemudian biarkan selama 24 jam setiap satu lapisan.

8.Jangan buru-buru berjalan di atasnya

Usahakan melapisi lima atau enam kali kayu Anda dengan top-coat. Semakin lama Anda membiarkan lantai kayu, semakin kuat lantai kayu Anda. Setidaknya, biarkan dulu selama satu hari. ( sumber:kompas )

Jika anda membutuhkan jasa The EdGe, silahkan hubungi :

  • HOTLINE

    Telp :
    +6231 – 6012 – 3188 ;
    +6231 – 8191 – 3900

    Email :
    info@belisewarumah.com

tips interior the EdGe

Lantai parket memang cantik, namun bisa jadi masalah saat kita mengecat ulang ruangan. Berkas cat seringkali menempel dan susah dihilangkan. Berikut tips untuk membersihkannya.

Lantai parket kayu memang membuat sebuah ruangan terlihat ade dan elegan. Apalgi jika lantai tersebut mengkilap dengan efek glossy. Lantai parket pun mudah untuk dirawat. Hanya dengan membersihkan secara rutin, kecemerlangan lantai bisa tetap terlihat, malah seringkali semakin terlihat lebih keren.

Apa yang harus dilakukan jika lantai tersebut terkena noda cat? Berikut langkah antisipatif yang bisa Anda lakukan.

Usahakan untuk menggosok lantai dengan lap yang sedikit basah untuk menghilangkan sisa cat yang masih basah. Lalu lap kembali dengan lap kering sehingga yang tersisa hanya cat kering yang menempel.

Gunakan cutter untuk mengikis tipis cat secara perlahan hingga cat terkikis.Lakukan dengan hati-hati agar tidak merusak permukaan kayu, yang dikikis hanya bagian melamin pelapis kayunya.

Setelah cat hilang, gosok kembali lantai dengan menggunakan lap yang diberi alkohol. Gunakan pula sikat gigi bekas, jadi lakukan penggosokan dan penyikatan secara bergantian hingga lapisan melamin terlihat rata. Tunggu 30menit, lalu lap kembali lantai dengan lap bersih. ( sumber : IDEA )

Jika anda membutuhkan jasa the EdGe, silahkan hubungi :

  • HOTLINE

    Telp :
    +6231 – 6012 – 3188 ;
    +6231 – 8191 – 3900

    Email :
    info@belisewarumah.com

 

tips interior/exterior the EdGe

Mengapa dinding rumah yang baru dicat tetapi sudah mengelupas, padahal sudah memakai cat yang berkualitas?

Kasus mengelupasnya cat tembok atau flaking, memang  sering terjadi dan menyebabkan kejengkelan sehingga kadang-kadang, kita buru-buru menyalahkan penyebabnya karena cat yang kita beli, tanpa mencari sumbernya terlebih dulu.

Pengelupasan cat bisa terjadi karena kondisi dinding memang lembab, hal ini bisa terjadi karena rembesan air dari talang yang konstruksinya kurang baik, atau kondisi tembok yang bersebelahan dengan taman. Kandungan air tanah yang tinggi di taman akan merambat naik pada pori-pori dinding sehingga dinding selalu basah. Atau bisa juga karena proses pengerjaan dinding yang tidak benar.

Campuran semen dan pasir yang kurang pas atau proses pengeringan dinding yang belum cukup umur, sehingga tembok masih mengandung garam alkali yang tinggi. Jika ini terjadi memang cukup menyulitkan karena kita harus merenovasi ulang tembok rumah karena masalahnya sudah menyangkut konstruksi rumah.

Cat Mengelupas Tapi jika kondisi tembok sudah cukup baik, kemungkinan yang lain adalah pada saat proses pengecatannya :

• Kondisi tembok baru mungkin belum benar-benar kering saat dicat.

• Penggunaan dempul atau plamir dinding yang mutunya rendah, sehingga pada saat dicat, dempul atau plamir tersebut terangkat atau beberapa waktu kemudian.

• Tidak menggunakan cat dasar / alkali primer atau cat dasar / alkali primer yang digunakan tidak sesuai dengan sistem pengecatan akhir.

• Pengecatan pada permukaan yang mengandung debu, kotoron, atau minyak sehingga daya rekat cat menjadi berkurang.

• Kebanyakan yang sering terjadi adalah pada saat mengecat ulang, lapisan cat lama tidak dikerok terlebih dahulu, sehingga lapisan cat lama yang daya lekatnya kurang, mudah tertarik atau terkelupas oleh lapisan cat baru yang mutunya lebih tinggi. Atau bisa juga pengecatan dilakukan diatas cat yang lama sudah mengapur, sehingga mudah mengelupas.

Setelah kita sudah tahu penyebabnya, maka solusi yang harus dilakukan adalah :

• Memperbaiki sumber kebocoran, agar air tidak merembes ke dinding

• Mengerok lapisan cat yang terkelupas sampai terlihat permukaan, kemudian bersihkan permukaan dari debu dan kotoran, baru kemudian melapisinya dengan cat dasar atau alkali primer, biarkan cat dasar tersebut mengering secara sempurna.

• Gunakan cat tembok dengan kualitas yang baik dimana daya rekat dan elastisitasnya baik, sehingga daya tahannya lebih lama dan tidak perlu terus-menerus mengulang pengecatan.  Gunakan cat tembok yang mengandung acrylic terutama untuk dinding luar. Dalam pengecatan biarkanlah lapisan awal mengering sempurna baru aplikasikan lapisan yang kedua dan seterusnya.

• Menggunakan cat tembok dengan kualitas rendah memang harganya murah, tetapi jika dibandingkan dengan penggunaan cat tembok bermutu tinggi, maka selain daya rekatnya lebih baik, daya sebarnya lebih luas dan warnanya tidak mudah pudar serta tidak mengelupas asal diaplikasikan dengan cara yang benar.

Mudah-mudahan informasi ini membuat kita jadi mengerti mengenai beberapa penyebab timbulnya kasus cat mengelupas dan solusinya. (sumber:Dulux)

Jika anda membutuhkan jasa the EdGe, silahkan hubungi :

  • HOTLINE

    Telp :
    +6231 – 6012 – 3188 ;
    +6231 – 8191 – 3900

    Email :
    info@belisewarumah.com