Tips dan Trik menciptakan Gambar Dinding Rumah Wallpaper yang Minimalis

Anda bisa menggunakan wallpaper untuk memberi nuansa lain pada dinding rumah, juga dapat memberikan aksen dari ubin hias atau batu alam. Berikutnya, Anda juga bisa memberikan “rak foto” untuk “meruntuhkan” kekakuan pada dinding kosong.

Tidak  seperti rak pada umumnya, rak ini hanya terbuat dari sebuah permukaan. Ringkas, tampak ringan, dan unik.

Tidak hanya buku, foto-foto juga bisa Anda pajang pada permukaan rak mungil di dinding rumah Anda. Berbeda dengan cara memajang foto konvensional, yaitu dengan menggantungnya, cara ini lebih mudah dan lebih fleksibel. Simak 3 cara mudah berikut ini, yaitu :

1.Dinding Rumah dekat pintu

Tempatkan rak foto pada lorong sempit di dekat pintu masuk rumah Anda. Buat dua baris rak, dan isi rak teratas dengan beberapa foto berukuran lebih besar. Sementara itu, untuk membuat foto-foto tampak menonjol, Anda dapat menyamakan warna permukaan dan sisi rak dengan warna dinding.

2.Dinding Rumah mdern minimalis

Untuk memberikan kesan modern minimalis, kombinasikan beberapa foto hitam-putih berpigura dalam format kolase. Terakhir, berikan beberapa foto mungil di bagian terdepan untuk membuat “kedalaman” pada penyusunan. Selain itu, sematkan beberapa penghias mungil di antara foto.

3.Dinding Rumah nuansa Klasik

Selain kesan moden, Anda juga bisa membuat rak foto lebih klasik dengan menempatkan lukisan di atasnya. Pililah permukaan rak yang tampak seperti lis hias. Pilih juga permukaan rak dengan warna yang lebih gelap dan berkarakter. (sumber:houzz)

Jika anda membutuhkan konsultasi dengan team The EdGe, silahkan hubungi :

  • HOTLINE

    Telp :
    +6231 – 6012 – 3188 ;
    +6231 – 8191 – 3900

    Email :
    info@belisewarumah.com

Tips menghindari kesalahan dalam dekorasi Rumah anda.

Banyak orang berpikir bahwa melakukan dekorasi rumah adalah hal mudah. Akibatnya, didalam menentukan warna dinding, membeli furnitur, dan meletakkan hiasan, hanya melakukan kegiatan asal asalan saja.

Memang,  sering dijumpai kesalahan dalam ruangan yang didekor sendiri oleh seseorang. Menurut Olive Avianca, desainer interior dan pemilik Slivbedroom, semua orang sebenarnya bisa mendekor rumah sendiri. Karena itu, apabila Anda ingin mendekor rumah sendiri, ada 15 hal yang perlu dihindari, agar mendapatkan hasil yang lebih maximal, yaitu

1. Membiarkan area foyer kosong

Menurut Olive, hal tersebut terjadi karena kebanyakan orang tidak tahu apa fungsi foyer. Intinya, foyer berfungsi sebagai area penerima tamu sekaligus ruang transisi sebelum berpindah ke ruangan dalam rumah.

2. Banyak kabel berserakan

Jangan abaikan kabel-kabel di rumah berserakan. Ini akan membuat rumah Anda terlihat kacau. Anda dapat merapikannya dengan klip kabel atau menyembunyikannya di balik furnitur.

3. Tema tidak sesuai dengan kondisi rumah

Ada baiknya, tentukan tema utama untuk ruangan di rumah Anda sebelum mulai membeli furnitur. Tentu, Anda tetap bisa memadukan dua tema asalkan ada kesatuan agar tetap enak dilihat.

4. Salah menempatkan furniture

Furnitur yang diletakkan sembarangan dapat membuat ruangan di rumah menjadi tidak nyaman. Sirkulasi manusia di dalam ruangan pun jadi terhambat.

5. Tetap menggunakan barang yang tidak cocok

Hibahkan pajangan atau hiasan di rumah yang memang tidak Anda sukai lagi, lalu ganti dengan yang baru. Sadar atau tidak, Anda akan merasa lebih nyaman saat ada di ruangan tersebut.

6. Terlalu matching

“Umumnya masyarakat non-desainer suka takut main warna, coklat lagi coklat lagi sepanjang pergantian tren,” ucap Olive.

Anda memang harus memberanikan diri bermain dengan warna agar dapat memberikan suasana berbeda. Padu padankan warna yang berbeda pada dinding dan furnitur.

7. Ukuran furniture tidak pas dengan luas ruang

Jangan pernah menggunakan furnitur besar yang berkesan “padat” untuk ruangan kecil. Jangan pula menggunakan furnitur serba mungil jika ruangan luas.

8. Kurangnya pencahayaan atau bahkan berlebih

Beri pencahayaan cukup untuk ruangan yang tertutup dengan sedikit bukaan. Pada ruangan dengan terlalu banyak bukaan, Anda bisa menyiasati dengan penggunaan tirai.

9. Teknik Asal asalan memasang hiasan dinding

Gantungan dinding dan pigura foto memang dapat menghiasi dinding di rumah Anda, tetapi penempatannya harus tepat. Sesuaikan ukuran hiasan dinding dengan luas dinding. Jangan memasang hiasan berukuran kecil pada dinding yang luas dan sebaliknya.

10. Terdapat Furniture menempel dengan dinding

Salah satu persepsi yang salah dalam menata ruang ialah menempatkan furnitur menempel ke dinding. Nyatanya, penempatan seperti itu malah membuat ruangan terlihat kurang menarik dan monoton.

11. Mengabaikan jendela

“Jendela dianggap sebagai sesuatu yang hanya mendatangkan panas dan tembus pandang dari luar sehingga wajib ditutup terus,” tambah Olive. Banyak sekali ide-ide unik untuk menghiasi jendela di rumah Anda.

12. Takut bermain warna

Tidak ada salahnya Anda mulai melirik warna-warna yang lebih berani. Pada intinya, hati-hati bermain warna, tetapi jangan sampai membuat Anda takut menggunakan warna-warna yang “tak biasa”.

13. Kesalahan memadukan warna

Banyak warna-warna yang sebenarnya cocok dipadu padan. Carilah referensi untuk memperkaya pengetahuan Anda mengenai padu padan warna.

14. Tidak menggunakan kaca cermin

Keberadaan cermin pada ruangan memang bukan hal utama, tetapi sebenarnya cermin juga berfungsi untuk dekorasi, sama seperti lukisan. Apabila ukurannya cukup besar, cermin juga dapat memberikan efek luas pada ruangan.

15. Ruangan yang terlalu “ramai”

Tentu Anda tetap bisa bermain motif, tetapi sebaiknya berhati-hati agar tidak mengesankan ruangan terlalu ramai dan membuat orang di dalamnya tidak nyaman.

(sumber:tabloidrumah )

Jika anda membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan hubungi team The Edge :

  • HOTLINE

    Telp :
    +6231 – 6012 – 3188 ;
    +6231 – 8191 – 3900

    Email :
    info@belisewarumah.com

Tips memaximalkan “dinding rumah” untuk sistem Perpustakaan Buku

Ingin mempunyai Perpustakaan Pribadi, tetapi mengalami keterbatasan tempat, karena faktor Rumah yang bertipe kecil.

Berikut ini, misalnya, inspirasi penataan lemari buku yang mengoptimalkan celah dinding. Celahn pada sudut ruang biasanya dijadikan tempat untuk meletakkan lemari. Bidang ruang yang terpakai untuk furnitur pun jadi berkurang sehingga ruang lebih lapang.

Untuk Anda yang membutuhkan area sudut untuk membaca, cerukan ini bisa jadi tempat penyimpanan koleksi buku kesayangan Anda. Maksimal, Anda masih bisa membuat tujuh tingkat ambalan yang setiap tingkatnya diletakkan buku bacaan.

Hasilnya, dinding yang menjorok ke dalam membuat rak buku tidak terlihat dari samping, karena terhalang dinding. Namun, jika dilihat dari depan, lemari ini tersembunyi dengan cantik dalam cerukan.

Anda juga bisa menambahkan beberapa titik lampu downlight pada setiap ambalan untuk memberikan efek tegas. Pilihan lampu kuning akan membuat rak terlihat lebih cantik.

Jangan lupa, berikan jarak antara buku dengan dinding. Hal ini dimaksudkan agar buku tidak rusak karena lembap. Selamat berkreasi! ( sumber:Idea)

Jika anda membutuhkan jasa The EdGe, silahkan hubungi :

  • HOTLINE

    Telp :
    +6231 – 6012 – 3188 ;
    +6231 – 8191 – 3900

    Email :
    info@belisewarumah.com

tips interior/exterior the EdGe

Mengapa dinding rumah yang baru dicat tetapi sudah mengelupas, padahal sudah memakai cat yang berkualitas?

Kasus mengelupasnya cat tembok atau flaking, memang  sering terjadi dan menyebabkan kejengkelan sehingga kadang-kadang, kita buru-buru menyalahkan penyebabnya karena cat yang kita beli, tanpa mencari sumbernya terlebih dulu.

Pengelupasan cat bisa terjadi karena kondisi dinding memang lembab, hal ini bisa terjadi karena rembesan air dari talang yang konstruksinya kurang baik, atau kondisi tembok yang bersebelahan dengan taman. Kandungan air tanah yang tinggi di taman akan merambat naik pada pori-pori dinding sehingga dinding selalu basah. Atau bisa juga karena proses pengerjaan dinding yang tidak benar.

Campuran semen dan pasir yang kurang pas atau proses pengeringan dinding yang belum cukup umur, sehingga tembok masih mengandung garam alkali yang tinggi. Jika ini terjadi memang cukup menyulitkan karena kita harus merenovasi ulang tembok rumah karena masalahnya sudah menyangkut konstruksi rumah.

Cat Mengelupas Tapi jika kondisi tembok sudah cukup baik, kemungkinan yang lain adalah pada saat proses pengecatannya :

• Kondisi tembok baru mungkin belum benar-benar kering saat dicat.

• Penggunaan dempul atau plamir dinding yang mutunya rendah, sehingga pada saat dicat, dempul atau plamir tersebut terangkat atau beberapa waktu kemudian.

• Tidak menggunakan cat dasar / alkali primer atau cat dasar / alkali primer yang digunakan tidak sesuai dengan sistem pengecatan akhir.

• Pengecatan pada permukaan yang mengandung debu, kotoron, atau minyak sehingga daya rekat cat menjadi berkurang.

• Kebanyakan yang sering terjadi adalah pada saat mengecat ulang, lapisan cat lama tidak dikerok terlebih dahulu, sehingga lapisan cat lama yang daya lekatnya kurang, mudah tertarik atau terkelupas oleh lapisan cat baru yang mutunya lebih tinggi. Atau bisa juga pengecatan dilakukan diatas cat yang lama sudah mengapur, sehingga mudah mengelupas.

Setelah kita sudah tahu penyebabnya, maka solusi yang harus dilakukan adalah :

• Memperbaiki sumber kebocoran, agar air tidak merembes ke dinding

• Mengerok lapisan cat yang terkelupas sampai terlihat permukaan, kemudian bersihkan permukaan dari debu dan kotoran, baru kemudian melapisinya dengan cat dasar atau alkali primer, biarkan cat dasar tersebut mengering secara sempurna.

• Gunakan cat tembok dengan kualitas yang baik dimana daya rekat dan elastisitasnya baik, sehingga daya tahannya lebih lama dan tidak perlu terus-menerus mengulang pengecatan.  Gunakan cat tembok yang mengandung acrylic terutama untuk dinding luar. Dalam pengecatan biarkanlah lapisan awal mengering sempurna baru aplikasikan lapisan yang kedua dan seterusnya.

• Menggunakan cat tembok dengan kualitas rendah memang harganya murah, tetapi jika dibandingkan dengan penggunaan cat tembok bermutu tinggi, maka selain daya rekatnya lebih baik, daya sebarnya lebih luas dan warnanya tidak mudah pudar serta tidak mengelupas asal diaplikasikan dengan cara yang benar.

Mudah-mudahan informasi ini membuat kita jadi mengerti mengenai beberapa penyebab timbulnya kasus cat mengelupas dan solusinya. (sumber:Dulux)

Jika anda membutuhkan jasa the EdGe, silahkan hubungi :

  • HOTLINE

    Telp :
    +6231 – 6012 – 3188 ;
    +6231 – 8191 – 3900

    Email :
    info@belisewarumah.com