Tips Mengetahui Rahasia Gambar Desain Interior Kamar untuk Rumah Minimalis

Buku atau majalah-majalah interior yang penuh foto-foto itu hanya bisa bermanfaat maksimal jika yang membaca memiliki dasar pengetahuan desain interior. Kalau tidak, jadinya hanya meng-copy paste.
— Aileen Martinia
Desainer interior Indonesia yang berdomisili di Amsterdam, Belanda, ini memang pantas disebut “gila”. Apa pasal? Ia berani menelanjangi rahasia profesi desain dan menuliskan rahasia tersebut bagi siapa saja lewat bukunya “Interior Design Superpowers for Everyone – 6 Steps to Your Dream Home!

Buku dalam  bahasa Inggris sederhana, desainer “gila” bernama Aileen Martinia ini malah memberi tips cara memiliki rumah indah tanpa perlu menyewa tenaga desainer dengan anggaran berapa pun di kantong Anda. Kok begitu? Berikut simak 4 tips hasil dari wawancara dengan beliau, yaitu :

1.Interior terlihat indah bagi siapa saja, tanpa desainer, dan dengan budget berapa saja.  Kok bisa, bagaimana caranya?

Sebenarnya semua orang sudah memiliki preferensi sendiri terhadap gaya interior yang dianggap “indah”. Entah itu tradisional, minimalis, klasik, dan sebagainya. Nah, tugas saya itu mengajari dan mengarahkan pemilik rumah supaya mereka dapat mewujudkan itu dari awal hingga akhir tahap demi tahap.

Caranya, pertama saya jelaskan dulu prinsip dasar desain interior, setelah itu saya menyediakan check list pertanyaan yang perlu dijawab. Tentu, tiap orang memiliki jawaban berbeda. Jadi, hasil akhirnya adalah interior rumah impian masing masing orang.

Saya menuntun seluruh proses desain melalui check list tersebut, supaya pilihan desainnya tidak salah kaprah. Begitu kira-kira.

2.Kalau Anda membocorkan rahasia profesi ini, apakah Anda tidak nantinya tidak ada yang menyewa Anda lagi?

Hahaha…tidak juga. Kepuasan saya dalam bekerja adalah melihat bagaimana pengetahuan saya bermanfaat untuk klien-klien saya. Saya merasa kasihan kalau perabot yang dibeli itu salah, misalnya, tidak cocok dengan ruangannya, akhirnya malah menyesal. Atau, rumahnya tampak ruwet, padahal dengan pengetahuan sedikit saja, tinggal ganti posisi perabot sudah beda 200 persen.

Sejak masih kuliah saya memiliki hobi desain interior dan arsitektur. Selama bertahun-tahun saya belajar desain secara autodidak. Saya mengalami banyak jatuh bangun karena belajar desain sendiri. Saya membaca banyak sekali buku-buku desain dan belajar sendiri, juga teknis pertukangan sederhana. Jadi, saya memahami kacamata awam tentang desain, dan kadang kesulitan mereka saat mendesain rumah sendiri. Padahal, itu rumah mereka sendiri lho. Tiap orang kan tahu kebutuhan dan kesukaan mereka masing-masing. Herannya, banyak orang yang bingung mendesain rumah sendiri. Karena itulah saya membuat buku ini.

Saya tidak takut gara-gara buku ini orang tidak menyewa saya. Justru, dengan adanya buku ini orang tahu cara berpikir saya, dan jadi percaya dengan kemampuan saya.

3.Ada ratusan buku interior di pasaran, kenapa buku Anda lain dari yang lain?

Sebenarnya begini. Buku-buku atau majalah-majalah interior yang biasanya penuh foto-foto itu hanya bisa bermanfaat maksimal jika yang membaca sudah memiliki dasar pengetahuan desain interior. Kalau tidak, jadinya hanya meng-copy paste, dari halaman majalah pindah langsung ke ruangan tanpa pemikiran lebih lanjut. Padahal, mungkin bentuk ruangannya tidak sesuai atau pencahayaannya lain. Justru, buku saya tida terfokus dengan foto-foto indah, tapi lebih ke arah menjelaskan efek suatu keputusan dalam mendesain rumah.

4.Ada tips singkat yang dapat Anda berikan?

Jangan shopping sambil mendesain rumah. Mana ada desainer profesional muter-muter di mal dan tiba-tiba terciptalah desain yang baik dan fungsional? Tidak ada.

Ada baiknya, luangkan waktu berpikir dan dapatkan dahulu dasar pengetahuan desain, beda hasilnya nanti seperti langit dan bumi. (sumber:kompas)

Jika anda membutuhkan konsultasi dengan team The EdGe, silahkan hubungi :

  • HOTLINE

    Telp :
    +6231 – 6012 – 3188 ;
    +6231 – 8191 – 3900

    Email :
    info@belisewarumah.com

 

Cara Desain Interior dengan warna pastel agar lebih lembut

Desain-desain interior modern umumnya melibatkan warna solid, kuat, dan terang. Namun, tidak ada salahnya Anda memilih warna-warna lain yang lebih lembut.

Anda dapat menggunakan warna-warna lembut itu dan mendekor rumah Anda tanpa terkesan membosankan. Ada 3 Cara melakukan dekorasi dengan memadukan warna pastel, yaitu :

1.Memadukan warna putih

Anda bisa menyandingkan perabot, perlengkapan, atau wallpaper berwarna pastel dengan unsur warna putih. Strategi ini merupakan strategi paling aman yang bisa Anda lakukan dengan warna pastel.

Anda juga bisa menggunakan wallpaper berwarna pastel, contohnya merah muda. Warna ini bisa Anda aplikasikan hanya untuk satu sisi dinding saja. Selebihnya, Anda bisa menggunakan warna putih.

Gunakan kembali warna merah muda untuk lampu, kursi, atau hiasan lain. Batasi jumlah penggunaan warna pastel. Pasalnya, meski memiliki warna yang cenderung lembut, dan warna pastel sebenarnya dapat cukup menonjol.

2.Kombinasi dengan warna terang

Meskipun tidak dalam jumlah banyak, sedikit saja warna terang dapat membuat interior pastel Anda tampak unik. Sebagai contoh, sebuah ruang penuh dengan warna hijau pastel akan tampak seru dengan penyertaan warna oranye di beberapa titik di ruangan tersebut.

3.Biarkan benar-benar lembut

Tidak ada salahnya membiarkan ruangan pastel Anda sangat lembut. Sebagai contoh, Anda dapat menggunakan warna putih, abu-abu muda, atau hijau pastel dalam satu ruangan. Warna-warna ini dapat memberikan kesan modern dan menenangkan dalam waktu bersamaan.

Anda juga dapat memilih satu warna pastel tertentu. Sebagai contoh, jika Anda menyukai warna ungu pastel, gunakan warna tersebut pada dinding, perabot, dan aksen pada salah satu ruang di rumah  Anda. ( sumber:decoist )

Jika anda membutuhkan jasa The EdGe, silahkan hubungi :

  • HOTLINE

    Telp :
    +6231 – 6012 – 3188 ;
    +6231 – 8191 – 3900

    Email :
    info@belisewarumah.com

Tips Cara pembuatan kolam ikan minimalis untuk Rumah

Unsur batu dan air bisa menjadi pertimbangan untuk menciptakan sesuatu yang baru di rumah Anda. Mungkin, ini bisa menjadi “resolusi” bagi Anda yang ingin menghadirkan suasana nyaman saat bersantai di  Rumah idaman anda.

Batu dan air adalah unsur alam yang bisa menghadirkan suasana nyaman tatkala bosan berkutat dengan dekorasi interior. Apalagi, gemericik air dan deretan pot tanaman dapat menjadi sumber kesegaran baru untuk taman mungil di pekarangan rumah Anda. Sensasi alami tersebut akan semakin menguat ketika Anda menambah hiasan batu koral di kolam ikan buatan.

Batu koral hias (pebbles) tentu memiliki keunikan tersendiri pada teksturnya sebagai sebuah dekorasi taman berikut kolam ikannya. Banyak ragam ragam bentuk dan varian warna koral yang bisa dimanfaatkan dan tak kalah mempesona ketimbang hiasan lain, seperti putih, merah hati, hijau, atau hitam. Harganya pun bervariasi, sesuai ukuran dan halus atau kasar permukaannya.

Tentunya, tidak terlalu rumit mengaplikasikan dekorasi batu koral ini untuk kolam ikan di taman rumah Anda. Sebagai pendukung estetika, komposisi koral-koran ini bisa dipadu padankan dengan rumput hijau di sekitarnya.

Selain nilai estetika, dengan paduan tersebut batu koral tidak hanya memberikan keindahan, namun juga bermanfaat untuk menghalangi tumbuhnya lumut di sekitar kolam ikan akibat air yang terus-menerus mengalir.

Caranya cukup mudah. Anda hanya perlu menambahkan cairan coating dengan perbandingan 1 liter coating untuk 6 meter batu koral yang ditebar di sekitar kolam ikan.

Selamat mencoba!

(sumber:houzz)

Jika anda membutuhkan konsultasi dengan team The EdGe, silahkan hubungi :

  • HOTLINE

    Telp :
    +6231 – 6012 – 3188 ;
    +6231 – 8191 – 3900

    Email :
    info@belisewarumah.com

 

Tips Interior The EdGe

Teralis tak hanya harus kuat, tapi juga aman dan tak membahayakan saat terjadi keadaan darurat dan berfungsi untuk keamanan. Sayangnya, sebagian besar pemilik rumah mengabaikan desain dan cara memasangnya.

Ada 5 tips utama yang perlu diperhatikan saat akan memasang teralis pada jendela rumah anda yaitu :

1. Sesuaikan dengan tema penataan interior. Setiap hunian tentunya memiliki karakternya sendiri. Rumah dengan desain modern akan lebih baik memilih desain teralis yang simpel dan nyaman. Anda tidak boleh melupakan fungsi utama dari teralis. Motif teralis juga berfungsi sebagai konstruksi.

2. Selalu menggunakan bahan yang kokoh, misalnya besi beton, besi ulir, dan tempa. Bentuknya bisa bulat, persegi, atau kombinasi.

3. Jarak antar jeruji sekitar 10 cm-20 cm. Ukurannya bisa disesuaikan dengan kusen jendela.

4. Teralis untuk jendela lantai satu yang berhadapan langsung dengan luar rumah sebaiknya dipasang permanen.

5. Sebaiknya memasang satu teralis buka-tutup yang dilengkapi kunci untuk mengantisipasi kemungkinan kebakaran. Perhatikan operasi buka-tutup jendela sisi luar. Ruang antarjeruji harus cukup untuk dimasuki satu tangan. Ini perlu agar proses buka tutup jendela tidak terganggu. (sumber:kompas)

Jika anda membutuhkan jasa The EdGe, silahkan hubungi :

  • HOTLINE

    Telp :
    +6231 – 6012 – 3188 ;
    +6231 – 8191 – 3900

    Email :
    info@belisewarumah.com

 

tips memilih interior dan arsitek oleh the EdGe

Proses desain biasanya mencakup pembahasan TOR (Term of References), pembagian zone sketsa kasar, presentasi desain, dan revisi gambar sebelum pelaksanaan.

Merenovasi rumah seringkali menimbulkan sejumlah pertanyaan, baik dari sisi konstruksi, proses pembiayaan, material, sampai penggunaan jasa arsitektur, desain interior dan kontraktor. Beberapa hal yang perlu anda persiapkan, dan akan dibahas.

Ada 20 pertanyaan yang seringkali ditanyakan  kepada arsitek/design interior sebelum memulai proses renovasi rumah :

1. Apa manfaat memakai  jasa arsitek atau desainer interior saat merenovasi rumah?

Arsitek atau design interior  dapat membantu Anda memperoleh rumah berkualitas atau sesuai kebutuhan, memenuhi standar kesehatan dan konstruksi, serta dibangun dengan cara pemilihan material yang benar. Untuk itulah, arsitek akan membantu meningkatkan kualitas hidup Anda lewat desain sebuah rumah.

2. Adakah cara khusus  untuk memilih arsitek/design interior yang tepat?

Jawabannya tidak ada. Memang, tak ada cara pasti  memilih arsitek atau desainer yang tepat. Namun, hal terpenting perlu diperhatikan adalah adanya kecocokan pemikiran maupun selera antara anda dengan arsitek/design interior yang anda pilih.

Untuk memperoleh rekomendasi nama arsitek, Anda bisa mendapatkan dari teman atau saudara, kemudian cek portofolio karya-karyanya. Jangan lupa, Anda bisa meminta surat keterangan izin praktek yang telah dikeluarkan oleh asosiasi profesi, misalnya Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) yang mensyaratkan arsitek memiliki surat Izin Pelaku Teknis Bangunan (IPTB).

3. Berapa imbalan jasa mereka? Adakah persentasenya?

Terdapat tiga jenis cara pembayaran imbalan jasa, cara pertama berdasarkan persentase dari total biaya bangun biasanya berkisar di antara 5 % – 10 %. Untuk interior biayanya bisa mencapai 20 %. Semakin besar nilai biaya bangunan, maka semakin kecil persentasenya.

Cara kedua, berdasarkan desain per meter persegi, dengan besaran nilai jasa tiap meter persegi untuk arsitek, desainer interior, atau arsitek lanskap berbeda. Sementara cara ketiga, Anda bisa saja membeli gambar arsitek per lembar. Namun perlu diingat, bukan pada pembelian gambar mereka, melainkan gagasan desain yang telah dirancang oleh mereka.

4. Apakah kita harus membayar mahal arsitek/design interior?

Awalnya memang terlihat mahal. Namun, angka-angka yang akan mereka tawarkan tersebut tentu sebanding dengan kualitas desain dan konstruksi yang dihasilkan, serta pembiayaan bangunan dan perawatan menjadi lebih efisien.

5. Apakah ada down payment yang harus dibayarkan?

Tentu saja, ada. Besarnya menyesuaikan komitmen awal antara Anda dan mereka. Namun, ketentuan besarnya uang muka tidak lebih rendah dari 10 % dan tak lebih tinggi 25 % dari nilai imbalan jasa.

6. Bagaimana proses pembayaran?

Pembayaran dilakukan secara bertahap, disesuaikan dengan prestasi, perkembangan desain dan rancangan. Untuk perhitungannya, berupa persentase dikalikan total biaya bangun.

7. Berapa lama biasanya proses desain itu?

Proses desain biasanya mencakup pembahasan TOR (Term of References), pembagian zone sketsa kasar, presentasi desain, dan revisi gambar sebelum pelaksanaan. Biasanya, proses ini memakan waktu kurang lebih satu bulan, tergantung kompleksitas desain dan luasan.

8. Dokumen apa yang diperoleh, jika kontrak kerja dengan arsitek sudah disetujui?

Anda berhak mendapatkan dokumen yang berisi konsep perancangan, prarancangan, pengembangan rancangan, serta gambar kerja, juga dokumen pengawasan berkala sejumlah tiga rangkap. Anda juga dapat mengganti atau merevisi gambar prarancangan sebanyak dua kali.

9. Apakah tetap harus membayar, jika desain tidak jadi dibangun?

Tentu saja, Anda tetap harus membayar desain yang diselesaikan oleh arsitek, desainer interior, arsitek lansekap sesuai perjanjian awal.

 

10. Adakah arsitek yang juga menyediakan jasa membangun?

Sebagian arsitek memang ada yang menyediakan jasa membangun, namun hal ini sangat bergantung dengan biro konsultan tersebut. Pada umumnya tiap arsitek dan desainer interior akan merekomendasikan kontraktor kepada Anda sebagai pelaksana renovasi. Anda juga dapat menggunakan jasa arsitek untuk mendesain sekaligus membangun.

11. Bolehkan berganti desain saat proyek sedang berjalan?

Boleh saja, namun Anda tetap mengeluarkan biaya prestasi arsitek atas desain sebelumnya. Perubahan desain baru akan dihitung sebagai penugasan baru dengan hitungan imbalan jasa sesuai standar yang berlaku.

12. Seperti apa bekerjasama dengan arsitek?

Bekerjasama dengan arsitek bisa dimulai dengan berkonsultasi mengenai keinginan dan kebutuhan renovasi rumah Anda. Kemudian, setelah tercapai kesepakatan persepsi baik dari segi desain dan biaya, arsitek akan membuat konsep dan gambar prarancangan hingga pengawasan.

13. Jika hanya konsultasi, apakah tetap membayar arsitek?

Jika Anda hanya berkonsultasi, maka tidak selalu diminta bayaran. Karena ada arsitek yang menetapkan imbalan jasa konsultasi, namun ada pula yang tidak menetapkan imbalan jasa. Meski begitu, tetap ada ketentuan dalam setiap konsultasi baik itu dalam masalah waktu, serta besaran imbalan yang dibayarkan. Besaran biaya itu berbeda-beda, menyesuaikan pengalaman arsitek, desainer interior, arsitek lanskap.

14. Bagaimana cara melakukan komplain jika ada masalah ketika renovasi?

Untuk melakukan komplain, Anda dapat menghubungi arsitek untuk menyampaikan keluhan kepada kontraktor. Hal ini dilakukan karena mereka lebih mengetahui permasalahan desain yang akan dibangun.

15. Bagaimana jika menggunakan desain yang telah diterima, namun dibangun di tempat lain?

Apabila hal ini terjadi, maka saat pengulangan pertama Anda harus mengeluarkan imbalan jasa sejumlah 100 % kepada arsitek. Untuk pengulangan kedua hingga sepuluh, Anda mengeluarkan imbalan jasa sebesar 75 % dan seterusnya.

16. Bagaimana menilai hasil pelaksanaan renovasi?

Untuk menilai hasil renovasi, ada beberapa hal yang patut Anda perhatikan yaitu kesesuaikan spesifikasi material antara gambar kerja dan bahan yang digunakan di lapangan. Kemudian, kesesuaian gambar desain dan hasil sebenarnya, kesepahaman mengenai proses pekerjaan antara pemilik rumah dan pelaksana. Untuk hasil maksimal, Anda dapat meninjau prosesnya.

17. Agar desain hasil renovasi bertahan lama, apa yang harus dilakukan?

Supaya desain hasil renovasi tahan lama maka mintalah nasihat seputar desain, serta cara perawatan elemen renovasi yang akan dibuat. Anda juga bisa mencari tahu bahan material atau alat yang tahan lama di toko terdekat.

18. Biasanya berapa lama masa pemeliharaan itu?

Lamanya masa pemeliharaan tergantung kesepakatan, untuk rumah dengan luasan di bawah 300 meter persegi maka masa pemeliharaan biasanya selama dua bulan. Untuk luasan di atas itu maka biasanya masa pemeliharaan selama 1 bulan. Sedangkan untuk public space bisa berbeda-beda masa pemliharaannya tergantung desain.

19. Dokumen apa saja yang akan diterima setelah proyek selesai?

Setelah proyek selesai, Anda akan menerima as built drawing berisi gambar pelaksanaan sebenarnya. Dokumen ini berguna, apabila Anda hendak membangun bangunan baru atau merenovasi ulang.

20. Apa yang disebut dengan desain baik?

Desain yang baik prinsipnya adalah memberi solusi atas permasalahan yang kerap terjadi pada rumah Anda. (sumber:majalah renovasi)

Jika anda membutuhkan jasa the EdGe, silahkan hubungi :

  • HOTLINE

    Telp :
    +6231 – 6012 – 3188 ;
    +6231 – 8191 – 3900 ;

  • Pin BB : 30FBE15D

  • Email :

  • info@belisewarumah.com

 

the EdGe’s interior tips

Penampilan bata ekspos dalam interior bangunan mampu memberikan kesan unik. Bata ekspos yang pernah menjadi pilihan populer di rumah-rumah dan bangunan pada era 1900-an tersebut tidak hanya memberikan kesan dan karakter rustic, tetapi juga menghadirkan kesan industrial, sedikit aksen neo-gothic zaman Victoria.

Pada zaman itu, bata ekspos menjadi pilihan yang jauh lebih murah dan lebih efisien. Pasalnya, pemilik rumah tidak perlu menghabiskan uang untuk plester yang mudah rusak. Mereka pun tidak perlu mengeluarkan biaya lebih untuk perawatan rutin.

Namun, penggunaan bata ekspos di zaman digital ini sudah bergeser makna dan tujuannya. Bukan lagi sekadar mengurangi biaya, penggunaan bata ekspos kini juga menjadi pilihan estetika.

Karena hanya berguna sebagai “pemanis mata”, menampilkan bata ekspos tidak hanya diperoleh dari penggunaan bata asli. Anda dapat memanfaatkan beberapa cara untuk mendapatkan tampilan bata ekspos. Berikut ini beberapa cara bisa Anda gunakan di rumah.

Pertama-tama, tentunya Anda dapat menggunakan bata asli. Namun, tantangan membuat dinding seperti ini cukup berat. Lebih baik, Anda meminta pertolongan para profesional. Pastikan dalam satu meter persegi setidaknya ada 60 batu bata.

Setidaknya, dalam membuat partisi indoor, Anda tidak begitu memerlukan fondasi yang terpancang hingga ke tanah. Namun, Anda tetap harus melepaskan ubin atau alas lantai yang ada di ruangan terlebih dahulu.

Selanjutnya, jangan lupa mencampurkan semen dengan jumlah air yang tepat. Jika Anda sudah memiliki dinding partisi dan hanya ingin “meruntuhkan” plester yang menempel pada dinding, pastikan Anda telah melapisi lantai dan barang-barang di ruangan tersebut dengan lembaran nilon.

Gunakan spatula untuk “meruntuhkan” cat yang ada di dinding tersebut. Selain menggunakan bata asli, Anda juga dapat menggunakan lapisan bata dari ubin. Triknya adalah memberikan lapisan di atas dinding yang sudah ada di rumah Anda.

Alternatif lain terbilang paling mudah adalah menggunakan wallpaper bermotif bata. Saat ini, sudah tersedia wallpaper yang meniru tekstur batu bata. Dengan tekstur dan warna menyerupai batu bata, dengan cara instan, Anda akan memiliki dinding batu bata ekspos menarik di rumah Anda. ( sumber:decoist )

Jika anda membutuhkan jasa the EdGe, silahkan hubungi :

  • HOTLINE

    Telp :
    +6231 – 6012 – 3188 ;
    +6231 – 8191 – 3900

    Email :
    info@belisewarumah.com