Tips interior The EdGe

Sliding door atau pocket door merupakan pintu yang “secara fisik tersembunyi” di balik dinding ketika Anda membukanya. Pintu jenis ini  lebih efisien dan bermanfaat dalam hal optimalisasi ruang.

Jika anda sedang mencari solusi pintu unik yang tidak “memakan” tempat, pintu “sliding door”  merupakan  jawaban bagi Anda. Tapi, sebaiknya anda berhati-hati, karena pintu ini juga memiliki sisi negatif.

Banyak orang mengagumi pintu jenis ini karena mampu digunakan dalam konteks rumah tradisional maupun modern. Sedikit aksen mampu membuat pocket door sederhana menjadi serasi dengan dekorasi di sekelilingnya.

Saat ini, sliding door adalah solusi ideal bagi ruang-ruang berukuran mungil, seperti di kamar mandi, walk-in-closet, serta pintu antar-ruang yang menghubungkan dapur dengan ruang kerja. Intinya, pintu jenis ini mampu memberikan ruang lebih luas.

3 Kelemahan pintu jenis “sliding door” yaitu :

1.Meskipun cocok ditempatkan pada ruang-ruang berukuran relatif sempit, seperti di kamar mandi, pintu jenis ini juga akan memberikan ruang terbuka di antara pintu dan dudukannya. Dudukan pintu ini membuat sejumlah kecil udara dapat keluar-masuk. Pintu ini tidak mampu memberikan penutup erat seperti pintu tradisional.

2. “pintu saku” ini juga tidak mampu memberikan privasi akustik. Karena itulah, pintu jenis ini cocok bagi Anda yang ingin memisahkan diri dengan anak Anda sembari tetap mengawasinya bermain.

Anda juga bisa membuat pintu berukuran mungil yang hanya berfungsi sebagai “pagar” untuk menjaga agar anak kecil dan hewan peliharaan tidak menerobos ke ruang tertentu di rumah.

3.Secara desain, pintu ini akan tampak menarik dengan bentuk tinggi dan ramping. Sayangnya, pintu yang terlalu tinggi akan sulit didorong dan dikunci. Pintu berbentuk ramping juga menjadi masalah bagi anggota keluarga Anda yang bertubuh terlalu kecil maupun terlalu besar. (sumber:houzz)

Jika anda membutuhkan jasa The EdGe, silahkan hubungi :

  • HOTLINE

    Telp :
    +6231 – 6012 – 3188 ;
    +6231 – 8191 – 3900

    Email :
    info@belisewarumah.com

Tips the EdGe

Bunyi berderak akibat gesekan besi dengan besi pada engsel pintu, bagi sebagian orang sangat mengganggu karena membuat tidak nyaman yang mendengarnya. Bahkan, ada yang sampai berhalusinasi seperti di film-film horor.

Namun, bagi sebagian orang lain, mungkin merasa tidak terganggu. Bunyi tersebut malah dianggap berfungsi karena tahu ada orang yang masuk atau keluar melalui pintu tersebut. Nah, bila Anda adalah orang yang merasa terganggu dengan suara berisik dari engsel pintu, tips berikut mungkin bisa mengatasinya:

Pemeriksaan

Langkah awal, periksa engsel pintu. Jika hanya kering dan berkarat, cara mudah dan murah adalah mengolesinya dengan minyak goreng. Cara ini cukup efektif mengurangi bunyi derak engsel pintu, tetapi kurang mampu menghilangkan karatnya.

Jika mempunyai dana lebih, bisa membeli cairan pelumas yang sekaligus bisa menghilangkan karat. Cairan ini banyak dijual di supermarket.

Bunyi pintu berderak juga bisa diakibatkan oleh kendornya engsel pintu. Jika hal ini yang terjadi, tak perlu buru-buru memanggil tukang kayu. Anda bisa mencoba memperbaikinya sendiri bersama keluarga tercinta.

Mengencangkan sekrup

Periksa kondisi engsel pintu. Jika karena sekrup yang kendor, cara mudahnya adalah langsung mengencangkan kembali sekrup tersebut dengan obeng.

Namun, jika sekrup tidak mau dikencangkan, kemungkinan besar rumah sekrup-kayu kusen atau daun pintu sudah longgar. Ganti sekrup dengan ukuran yang sedikit lebih besar dan kencangkan.

Jika cara tersebut tidak berhasil, mungkin karena lubang sekrup terlalu kecil. Cara yang lebih baik adalah melepas daun pintu untuk memperbaikinya agar hasilnya lebih optimal.

Untuk melepas daun pintu, Anda bisa meminta bantuan istri dan anak-anak untuk memegang daun pintu, lalu lepaskan slop besi penghubung engsel pintu. Setelah engsel-engsel pintu terlepas, rebahkan daun pintu di lantai secara perlahan.

Kemudian, lepas sekrup-sekrup engsel pintu yang kendor, baik pada kusen maupun daun pintu, kemudian masukkan fiser sekrup pada rumah sekrup. Fiser ini berfungsi sebagai bantalan untuk menempel pada rumah sekrup saat sekrup diulirkan pada rumah sekrup.

Setelah selesai mengencangkan semua sekrup, pasang kembali daun pintu dengan memasukkan slop besi pada lubang penghubung engsel pintu. Setelah selesai memasang, olesi engsel pintu dengan cairan pelumas supaya hasilnya lebih optimal.

Nah, mudah bukan? Selain menghemat biaya untuk membayar tukang kayu, pengalaman berharga dan hubungan rumah tangga Anda akan lebih harmonis. ( Sumber : Kompas klasika )

Jika anda membutuhkan jasa the EdGe, silahkan hubungi :

HOTLINE

Telp :
+6231 – 6012 – 3188 ;
+6231 – 8191 – 3900

Email :
info@belisewarumah.com