Tips Cara membuat Gambar Model Desain Teras Rumah Minimalis

Salah satu cara mudah, cepat, dan relatif murah mempercantik teras rumah adalah menempatkan tanaman pot gantung. Ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan dalam menempatkan pot gantung ini. Berikut ada 7 cara , yaitu :

1. Memilih Pot

Pilihlah bentuk dan bahan pembuat pot yang sesuai selera. Paling mudah, Anda dapat membeli pot plastik, tanah liat atau anyaman tambang yang tersedia di pasar swalayan. Apa pun pilihannya, pastikan Anda mengetahui bahwa bentuk dan jenis pot menentukan cara perawatan, terutama penyiraman tanaman.

2. Memilih Tanaman

Anda dapat memilih cukup banyak jenis tanaman. Umumnya, semua tanaman yang bisa tumbuh di tanah, bisa juga tumbuh di dalam pot. Carilah tanaman-tanaman yang akan menjuntai ke bawah. Jenis tanaman semacam ini dapat membuat teras lebih menarik. Tanaman-tanaman dari keluarga ivy, pothos, pakis, sukulen, serta tanaman merambat semusim seperti petunia, dan geranium akan tampak cantik. Sebisa mungkin menghindari jenis-jenis tanaman dengan akar ekstensif, seperti jenis-jenis semak dan pohon.

3.Saluran Air

Perhatikan pola saluran air di dalam pot gantung. Jika Anda menggunakan pot tanah liat, tambahkan kerikil, potongan genting, atau apapun yang mampu memberikan ruang bagi jalannya air agar akar tidak membusuk. Setelah kerikil, baru masukkan tanah dan tanaman.

4. Proses Pemyiraman Air

Sirami tanaman di dalam pot gantung dengan teratur. Pasalnya, tanah di dalam pot gantung cenderung lebih cepat kering ketimbang tanah. Bagi tanaman yang terkena ekspos sinar matahari secara langsung, sebaiknya disiram dua kali sehari (pagi dan sore).

5.Tambahkan Pupuk

Jangan lupakan pupuk. Apapun media tanamnya, tanaman membutuhkan pupuk. Maka itu, sebaiknya berikan pupuk teratur setiap bulan. Umumnya, tanaman-tanaman bunga membutuhkan pemupukan lebih teratur ketimbang tanaman lain. Cocokkan jenis tanaman dengan pupuk yang sesuai tanaman tersebut. Pastikan juga takaran dan cara pemberian pupuk.

6. Satu Jenis Tanaman

Idealnya, dalam satu pot tanamlah satu jenis tanaman. Bila tidak, usahakan tanaman-tanaman tersebut memiliki keperluan tumbuh serta jumlah paparan sinar matahari dan air yang sama.

7. Tata letak Pot

Letakkan pot-pot gantung ini pada tepi-tepi luar teras. Hindari area pintu masuk atau area-area lain dengan intensitas lalu-lintas penghuni yang tinggi. Selain itu, pastikan juga langit-langit tempat menggantung mampu menahan pot tersebut. Selamat menghias teras Anda! (sumber:houzz)

Jika anda membutuhkan konsultasi dengan team The EdGe, silahkan hubungi :

  • HOTLINE

    Telp :
    +6231 – 6012 – 3188 ;
    +6231 – 8191 – 3900

    Email :
    info@belisewarumah.com

Tips mempunyai Taman Mini Indah di Apartemen

Udara segar di sebuah apartemen mini bisa tercipta berkat kehadiran taman hijau yang juga mungil di dalamnya. Ya, memilih tinggal di apartemen berukuran studio tak berarti Anda tidak bisa menciptakan lingkungan hijau dan teduh, bukan?

Anda memang perlu sedikit berkreasi untuk membuat taman atau menciptakan nuansa hijau taman di apartemen mini Anda, terutama ide kreasi memanfatkan keterbatasan ruang di dalamnya. Anda perlu mengikuti 6  langkah berikut ini, yaitu :

1.Buat Tanaman pot

Kreasi paling mudah menghadirkan kehijauan di apartemen mungil Anda adalah dengan tanaman pot. Tanaman pot adalah jalan keluar paling sederhana untuk mengakali keterbatasan ruang. Anda hanya perlu menyediakan tanaman dalam pot, lalu menampilkannya dengan beberapa bentuk taman.

Membuat taman vertikal misalnya, Anda hanya perlu menggantung pot-pot atau membuat media tanam “berdiri” di teras apartemen. Anda juga bisa memanfaatkan lokasi di sekitar jendela apartemen untuk menempatkan pot berbagai tanaman, railing atau pegangan di sekitar teras, dan tembok di sekitarnya sebagai “lokasi taman”.

Anda pun bisa membuat teranium untuk hiasan di dalam apartemen Anda. Anda hanya perlu mencari wadah kaca, kemudian masukkan sekitar 4 cm pasir atau batu ke dasar wadah kaca. Setelah itu, masukkan tanah setinggi beberapa centimeter dan masukkan tanaman-tanaman yang tumbuh dengan lambat, seperti sukulen.

2. Ciptakan Lanskap utuh

Anda perlu membiarkan rumput, tanaman semak, atau bunga hadir di apartemen Anda. Meskipun teras berada di atap, keberadaan tanaman justru dapat menurunkan suhu ruangan di bawahnya. Hanya, perlu Anda pastikan adanya saluran air dan sistem drainase yang baik sebelum menanam rerumputan.

3.Teknik memilih furniture

Salah satu manfaat utama taman di apartemen mungil Anda tentu sebagai tempat bersantai dan rileks. Untuk itu, kehadiran kursi atau tempat duduk adalah unsur penting bagi taman ini. Dengan demikian, Anda dapat memilih aneka perabot terbuat dari rotan.

Berbeda dengan perabot berbahan besi, kursi rotan tidak akan bertambah panas di bawah terik matahari. Anda dapat duduk dengan tetap nyaman di atas kursi tersebut.

Sebagai bantalannya, Anda bisa memilih bahan khusus perangkat outdoor yang kuat terhadap paparan sinar matahari dan hujan.

4.Memanfaatkan  pergola dan tirai

Anda bisa membuat ruangan lebih teduh dengan membangun pergola. Dengan pergola, Anda dan keluarga akan lebih terlindung dari sinar ultraviolet.

Selain pergola, Anda juga bisa dianjurkan memasang tirai di sekeliling teras apartemen Anda. Dengan memasang tirai krepyak di sekeliling teras, Anda akan mendapatkan privasi lebih. Selain itu, privasi juga bisa Anda dapatkan dengan menanam bambu, atau menumbuhkan tanaman di pagar Anda.

5. Beri Tanaman obat

Untuk Anda yang belum yakin akan jenis tanaman yang ingin ditanam, Anda bisa mencoba menanam tanaman bumbu atau obat, terutama bumbu dan obat yang sering digunakan atau untuk memasak. Ini pun lebih efisien secara ekonomi.

6. Masukkan Elemen air

Sebagai tambahan dan penghias, Anda bisa menghadirkan elemen air seperti air mancur mini. Suara percikan air dapat menenangkan pikiran dan jiwa Anda di tengah hiruk-pikuknya suasana kota di siang dan malam. (sumber:houzz)

Jika anda membutuhkan konsultasi dengan team The EdGe, silahkan hubungi :

  • HOTLINE

    Telp :
    +6231 – 6012 – 3188 ;
    +6231 – 8191 – 3900

    Email :
    info@belisewarumah.com

Tips membuat Gambar Taman Bunga Mawar

Banyak Cara untuk membuat taman Rumah anda terlihat cantik tanpa memperhatikan besar luasan halaman. Salah satu cara dengan meletakkan tanaman dalam pot.

Anda harus mengetahui lebih dulu tanaman yang ingin Anda tanam dan cara perawatannya. Jika ingin menempatkan tanaman bunga dalam pot, Anda dapat memilih bunga mawar untuk menghias halaman sempit Anda.

Bunga mawar dapat tumbuh dengan baik di mana saja, baik di dalam pot maupun di lahan terbuka. Ikuti 5 cara menanam bunga mawar dibawah ini :

1.Tahap persiapan

Pertama tama, siapkan media tanam yang akan Anda gunakan. Gunakan campuran tanah, pasir, dan pupuk kandang (atau pupuk kompos) dengan perbandingan 1:1:1.

Nantinya, sebelum menempatkan media tanam di dalam pot, letakkan pecahan genteng atau arang setebal 1 cm sampai sepertiga bagian pot pada bagian dasar pot.

Berbeda dengan penanaman di lahan terbuka, pertumbuhan akar tanaman di dalam pot akan terbatas. Pilihlah pot dengan ukuran cukup besar, serta terbuat dari tanah liat. Pot yang terbuat dari tanah liat memiliki pori-pori cukup.

Sementara itu, jika Anda terpaksa menggunakan pot plastik, jangan lupa untuk memastikan adanya lubang-lubang pada dinding pot. Buat sendiri lubang-lubang di dinding pot dengan bantuan solder jika pot plastik Anda tidak memiliki lubang cukup.

2.Menanam mawar

Setelah menyiapkan media tanam, pot, dan bibit mawar, keluarkan bibit mawar dari polibag, kemudian tanamkan dalam pot. Jangan lupa, Anda harus menyiram tanaman Anda. Letakkan pot pada tempat yang menerima banyak sinar matahari.

3.Merawat mawar

Perawatan mawar tidak  terbatas pada penyiraman saja. Selain menyiram tanaman tersebut setiap hari, Anda juga sebaiknya membersihkan gulma dalam pot. Pemupukan juga diperlukan sebelum mawar Anda berbunga, tengah berbunga, dan ketika kuntum bunga mawar tampak layu.

Gunakan NPK (5-10-5) sebanyak lima gram per tanaman. Berikan pupuk seminggu hingga dua minggu setelah Anda menanam. Setelah itu, berikan kembali pupuk sejara rutin tiga hingga empat bulan sekali.

4.Pangkas mawar

Saat tanaman tersebut sudah mencapai ketinggian sekitar 7,5 cm dari permukaan media tanam atau sudah memiliki lima mata tunas, biarkan tiga hingga empat cabang primer tumbuh. Pangkas kembali ketika tanaman Anda sudah mencapai ketinggian 25 hingga 60 cm.

Untuk merangsang keluarnya bunga, potong ranting atau cabang yang kuncupnya telah layu. Potong sedikit cabang di atas pangkal tangkai daun kedua atau mata tunas. Pastikan Anda memotong ranting dengan miring, sekitar 45 derajat ke atas.

5.Tetap waspada!

Anda memang harus waspada. Pasalnya, ada beberapa hama dan penyakit yang bisa menyerang mawar kesayangan Anda. Hama-hama tersebut antara lain kutu daun, kumbang, siput berbulu, tungau, ulat bulu, dan cacing renik. Selain hama, penyakit yang biasa menyerang mawar antara lain bercak hitam, karat daun, embun tepung, bengkak pangkal batang, dan busuk bunga.

Hama dan penyakit dapat dikendalikan dengan cara khusus. Sebagai contoh, Anda dapat mengusir tungau dengan insektisida-akarisida Omite 570 EC atau Kelthane 200 EC. Sementara itu, Anda dapat menjaga kebersihan sekitar tanaman untuk menghindarkannya dari penyakit. Buang segera bagian yang terserang penyakit.

(sumber:houzz)

Jika anda membutuhkan konsultasi dengan team The EdGe, silahkan hubungi :

  • HOTLINE

    Telp :
    +6231 – 6012 – 3188 ;
    +6231 – 8191 – 3900

    Email :
    info@belisewarumah.com

Tips mengurangi suara kicau ‘bising’ yang bersumber dari tetangga sekitar Rumah

Banyak kejadian yang dialami oleh keluarga jika hidup bertetangga, baik di luar negeri maupun di Indonesia. Ada beberapa cara seperti melaporkan ke RT/RW setempat dengan tujuan mencari solusi secara damai.

Memang, seperti itulah hidup bertetangga. Namun, jika masih juga menemui jalan buntu, Anda bisa mengurangi “gangguan” bisingnya tetangga Anda dengan 3 cara mudah berikut ini yaitu :

1.Kedap suara

Jika masih berada dalam tahap perencanaan konstruksi rumah dan sudah “mencium” adanya gangguan di masa depan, Anda dapat membuat rumah kedap suara atau setidaknya mampu meredam suara bising dari luar.

2.Menghalau suara

Anda juga dapat mengurangi atau menyerap suara bising itu. Mengurangi suara, berarti Anda menghalangi gelombang suara dari luar masuk ke rumah Anda.

Menurut situs ourproperty.co.uk, Anda dapat memblok suara dari luar dengan memberikan jarak yang jauh antara rumah Anda dan tetangga atau jalan. Selain itu, menempatkan barang-barang di jalur gelombang suara juga dapat Anda lakukan.

Salah satu cara paling efektif “menghalau” suara adalah membuat pagar. Semakin solid pagar Anda, semakin mampu menghalau suara.

Pagar tembok bebatuan dan beton sangat baik dalam mengurangi suara. Pagar setinggi minimal 2,5 meter dapat mengurangi suara mulai 6 desibel. Namun, seringkali pembuatan pagar setinggi ini tidak dapat Anda lakukan.

Anda juga bisa membuat pagar batu hanya setingi setengah meter untuk meredam suara ban. Jika pagar beton terasa sangat berat, cobalah menanam “pagar hijau” dari tumbuhan teh-tehan di depan rumah Anda.

Tanam juga pohon-pohon di sekeliling rumah. Selain mengurangi suara bising, tanaman hijau juga mampu membuat rumah Anda lebih nyaman.

Selain itu, menghalau suara dapat Anda lakukan dengan memasang papan gipsum di depan dinding beton Anda.

3.Menyerap suara

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, Anda juga dapat “menyerap suara”. Penggunaan gorden, karpet, dan tanaman dapat menjadi solusi Anda. Selain itu, pasanglah busa di dinding rumah Anda untuk menyerap suara.

Gunakan juga lis jendela yang terbuat dari vinil, kaca fiber, atau kayu. Hindari penggunaan pigura jendela dari besi karena jenis tersebut mengantarkan suara dengan lebih baik.

Untuk lanskap rumah, selain menanam banyak tanaman, “menyerap” suara dapat Anda lakukan dengan membuat air mengalir di pekarangan Anda. Air mengalir telah dikenal luas sebagai salah satu upaya “menenggelamkan” suara bising di luar rumah. Anda dapat melihat hal ini pada taman-taman di rumah-rumah Jepang.

(sumber:ourproperty.co.uk)

Jika anda membutuhkan konsultasi dengan team The EdGe, silahkan hubungi :

  • HOTLINE

    Telp :
    +6231 – 6012 – 3188 ;
    +6231 – 8191 – 3900

    Email :
    info@belisewarumah.com

Cara Mudah merawat Tanaman Rumput Gajah

Bagaikan permadani hijau membentang di atas tanah, rumput yang terawat akan memberikan keselarasan dan perpaduan warna hijau yang menyejukkan mata.

Untuk itu ada 5 Hal yang diperlukan untuk merawat rumput gajah yaitu :

1.Siram rumput secara rutin

Meskipun rumput termasuk jenis tanaman yang mudah hidup dan tidak memerlukan perawatan ekstra, Anda tetap harus memperhatikan penyiramannya. Lakukan dua kali dalam sehari.

2.Pemupukan rutin

Tanaman sehat dan subur dengan pemupukan yang rutin dan tepat. Tidak ada campuran khusus yang harus Anda persiapkan saat akan melakukan pemupukan. Anda bisa menggunakan aneka jenis pupuk, mulai dari Urea, NPK, hingga kompos, yang banyak dijual di perkotaan.

3.Pencahayaan

Tahukah Anda, bahwa pencahayaan juga memberikan dampak besar pada bentuk rumput nantinya? Rumput dengan pencahayaan minim biasanya memiliki ciri-ciri daun yang tumbuh ke atas bukan ke samping dan daun lebih lebar dari biasanya. Hal ini jelas mempengaruhi keseluruhan tampilan taman Anda.

4.Hama dan gulma

Gulma adalah pengganggu perkembangan rumput. Jika terdapat gulma, segera cabuti hingga ke akar-akarnya sehingga tidak membiarkan gulma melebar.

5.Pijakan

Beri pijakan batu pada taman Anda agar rumput Anda tidak terinjak-injak. Meskipun sebenarnya rumput termasuk tanaman kuat dan bandel, ada baiknya Anda menghindari beraktivitas di atasnya. Hal ini dimaksudkan agar helaian daun rumput tetap terjaga keindahannya. ( sumber:Idea)

Jika anda membutuhkan konsultasi dengan team The EdGe, silahkan hubungi :

  • HOTLINE

    Telp :
    +6231 – 6012 – 3188 ;
    +6231 – 8191 – 3900

    Email :
    info@belisewarumah.com

Cara Mudah membuat Desain Gambar Meja Makan Minimalis yang Murah, Cantik dan Elegan.

Ruang meja makan bisa menjadi ruang interaksi yang asyik, dimana jika diletakkan di dekat taman atau di area luar bangunan utama rumah Anda.

Memanfaatkan ruang luar di rumah sebagai area beraktivitas bisa menjadi jawaban bagi Anda yang menyukai interaksi dengan elemen alam. Interaksi dengan kelima indera bisa berpengaruh positif pada mood/feeling Anda.

Bagi Anda yang penasaran dan ingin mewujudkan hal itu, setidaknya ada 3 hal yang bisa dilakukan agar ruang makan di luar bangunan tampil lebih cantik dan nyaman yaitu :

1.Elemen alam

Anda perlu memanfaatkan elemen alam di ruang makan. Misalnya, memanfaatkan lantai dek kayu atau aksen batu bata di elemen pembentuk rang seperti dinding, kolom, atau atap.

2.Tanaman

Jangan lupa, manfaatkan tanaman sebagai elemen yang mempercantik area pertemuan dinding dan lantai atau di sudut lain sehingga menciptakan keseimbangan komposisi.

3.Pencahayaan

Mainkanlah teknik pencahayaan agar ruangan tak sekedar terang, tetapi juga romantis dan nyaman. Teknik pencahayaan bisa memanfaatkan permainan elemen struktur yang “membelah” sinar matahari. Atau, Anda cukup memanfaatkan tekstur dinding untuk menguatkan karakter pencahayaan buatan di malam hari. (sumber:Idea)

Jika anda membutuhkan jasa The EdGe, silahkan hubungi :

  • HOTLINE

    Telp :
    +6231 – 6012 – 3188 ;
    +6231 – 8191 – 3900

    Email :
    info@belisewarumah.com

Tips Renovasi The EdGe

Terdapat pengganti pupuk yang bisa digunakan. Pengganti pupuk ini relatif murah, yaitu serbuk agar-agar.

Banjir berdampak negatif terhadap rumah, banjir juga mampu merusak pekarangan rumah Anda. Saat air surut, tiba waktunya bagi Anda menata kembali rumah dan juga taman Anda.

Rancang kembali taman Anda yang rusak terkena banjir, dan jangan lupa siapkan juga strategi jitu untuk merawatnya. Berikut terdapat 5 cara mudah agar taman terlihat lebih bagus dan menyuburkan tanaman serta menghindarinya dari hama:

1.Lebih cerah

Buat taman Anda tampak lebih cerah dengan menanam bunga-bunga beraneka warna. Bagi Anda penggemar bunga mawar, gunakan abu batang kayu untuk menyuburkannya.

2.Abu dan air AC

Tabur abu pada akar bunga mawar seminggu sekali dan lihat hasilnya! Bila ingin bunga yang lebih lebat, gunakan air kondensasi AC setiap hari, serta memotong bunga kering.

Tumbukan kulit pisang yang telah Anda simpan beberapa hari juga bisa menyuburkan tanaman bunga Anda. Taburkan tumbukan kulit pisang tiap pagi dan sore.

3.Vetsin

Selain kedua solusi ini, Anda juga bisa menggunakan vetsin. Taburkan vetsin ke media tanam dan siram dengan air bersih sedikit-sedikit hingga meresap pada media tanam. Ulangi setiap lima hingga tujuh hari.

4.Serbuk agar-agar

Untuk menjaga kesuburan tanaman, sebaiknya Anda menyiram tanaman Anda setiap hari dan sesekali memberinya pupuk. Namun, ada pengganti pupuk yang bisa Anda gunakan. Pengganti pupuk ini relatif murah, yaitu serbuk agar-agar.

Anda hanya memerlukan air panas, air dingin, dan serbuk agar-agar. Caranya juga mudah. Ambil satu sampai dua sendok makan serbuk agar-agar. Larutkan dalam segelas air panas.

Setelah larut, tambahkan sedikit demi sedikit air dingin sebanyak tiga gelas. Aduk rata. Setelah larutan siap, segera siramkan pada tanaman di rumah Anda. Berikan seminggu sekali.

5.Berantas hama 

Selain merawat, Anda juga harus membantu tanaman Anda “melawan” hama. Untuk membasmi ulat pohon, campurkan kapur sirih dan oli dengan perbandingan 1:1. Ambil sesendok-sesendok dan bungkus dengan daun pisang. Ikatkan bungkus-bungkus daun pisang pada batang pohon Anda.

Gunakan juga campuran cabai merah keriting yang dihaluskan dengan blender dan 600 ml air. Jemur campuran ini di bawah terik matahari. Saring, dan masukkan larutan cabai ke botol spray. Kini, Anda punya pestisida buatan Anda sendiri. (sumber:kompas)

Jangan lupa juga untuk menggemburkan dan menyiangi tanah. Hal ini bertujuan untuk memperbaiki sifat tanah dan porositasnya.

Jika anda membutuhkan jasa The EdGe, silahkan hubungi :

  • HOTLINE

    Telp :
    +6231 – 6012 – 3188 ;
    +6231 – 8191 – 3900 ;

  • Pin BB : 30FBE15D

  • Email : info@belisewarumah.com

 

tips interior by the EdGe

Terlalu banyak keinginan tanpa persiapan yang baik bisa membuat Anda ragu membuat keputusan dalam merancang taman. Padahal, ada empat langkah mendasar yang sebetulnya Anda butuhkan untuk mengerjakan taman impian Anda di rumah.

1. Tak kenal maka tak sayang

Pepatah ini juga berlaku untuk Anda sebagai persiapan awal membuat taman. Sebagai alasan utama membuat taman, Anda memang harus lebih dulu menyenangi kehadiran lahan hijau di rumah Anda ini. Karena dengan begitulah, impian Anda memiliki taman benar-benar akan terwujud.

2. Konsep taman dan anggaran

Tak sulit untuk Anda membangkitkan kesenangan terhadap taman. Saat ini, berbagai referensi gardening semakin kaya dan mudah ditemukan, baik di majalah, pameran-pameran, maupun internet.

Setelah itu, barulah kemudian Anda memilih konsep taman yang Anda impikan sesuai tren atau rencana lama Anda, baik itu taman minimalis, taman tropis, atau taman kering yang mungil di sudut halaman. Jangan lupa, konsep pilihan Anda harus disesuaikan dengan isi kantong Anda.

3. Jenis tanaman

Konsep taman sudah didapat, kini giliran Anda memilih jenis tanaman yang akan mengisi taman Anda. Ada tiga kategori tanaman perlu diperhatikan sebelum memilihnya, terutama jika dikaitkan dengan perawatan dan kebutuhan air.

Jenis pertama adalah tanaman yang tahan dengan paparan sinar matahari, seperti jenis pisang-pisangan dan rumput. Sementara kategori kedua adalah tanaman yang membutuhkan 20 % – 30 % sinar matahari, yaitu aneka tanaman bunga.

Adapun kategori ketiga adalah indoor plant atau tanaman dalam ruang. Tanaman jenis ini hanya membutuhkan sedikit sinar matahari, karena bila terlalu banyak justeru akan menghambat pertumbuhan tanaman itu sendiri, yaitu daunnya mengecil dan warnanya yang berubah, seperti Dracena, Sansievera, dan Krisan.

4. Persiapan lahan

Kini, langkah selanjutnya adalah mempersiapkan lahan. Tahapan ini sangat penting untuk diperhatikan dengan seksama. Tanpa persiapan yang benar dan matang, tanaman Anda tidak akan awet dan bentuk taman impian Anda tidak akan sesuai harapan.

Langkah pertamanya, Anda perlu menggemburkan tanah dengan alat sederhana dan manual seperti cangkul. Dengan begitu, pori-pori tanah akan muncul dan sangat berguna melancarkan jalannya akar tanaman untuk mencari makanan di dalam tanah.

Setelah gembur, Anda perlu untuk memberikan nutrisi tanah dengan taburan pupuk kandang. Kemudian, barulah Anda menanami taman dengan tanaman pilihan Anda. Hanya, pada saat menanam, Anda disarankan untuk tidak mengeluarkan tanaman dari plastik kemasan akarnya. Jika plastik sebagai media tanaman ini pecah, niscaya tanaman bisa layu.

5. Antisipasi serangga

Jangan sepelekan hal ini. Pasalnya, rayap bukan hanya merusak furnitur kayu di dalam rumah, melainkan juga merusak tanah dan menyerang tanaman. Ada baiknya, beri pestisida organik di tanah sekitar tanaman. Dengan pestisida, rayap atau serangga seperti semut dan kaki seribu tidak suka dengan bau pestisida.

Rasanya, semua langkah sudah bisa Anda ikuti. Namun demikian, Anda tidak bisa mendapatkan hasil kerja Anda dengan cepat. Idealnya, taman yang paling bagus sekali pun baru akan terlihat hasilnya setelah tiga bulan penanaman. Hal tersebut karena tanaman perlu waktu untuk “beradaptasi” dengan lingkungan rumah Anda. (sumber:campuran)

Jika anda membutuhkan jasa the EdGe, silahkan hubungi :

  • HOTLINE

    Telp :
    +6231 – 6012 – 3188 ;
    +6231 – 8191 – 3900

    Email :
    info@belisewarumah.com