Seberapa Aman Rumah Anda Dari Maling?

Kalkulasi seberapa aman rumah Anda dari pembobolan oleh maling dengan menjawab kuis di bawah ini.

Kontak The EdGe untuk membantu Anda menemukan rumah di lingkungan yang aman bagi Anda:
☏ 
031 562 3638
✉ 
info@belisewarumah.com
Foto oleh Matthew Henry di Unsplash.

5 Cara Menjaga Furnitur Luar Rumah Tidak Cepat Usang

Punya furnitur yang diletakkan di luar rumah? Ini 5 cara menjaga furnitur luar rumah tidak cepat usang.

Mulai dari kursi kayu, meja besi, sampai bean bag. Semua perabot ini diletakkan di luar rumah untuk membuat Anda bisa menikmati udara luar sembari menyeruput kopi atau teh.

Udara luar rumah memang segar. Anda perlu menikmatinya. Tentu tidak dengan berdiri, namun bersantai menyandarkan punggung pada sebuah kursi dengan beberapa mebel pelengkap.

Sayangnya furnitur luar rumah selalu terpapar terik sinar matahari dan deras deru hujan. Ini alasan mengapa perabot luar rumah perlu mendapat perhatian ekstra.

Rawat dengan lima cara berikut.

Tempatkan Furnitur Khusus Luar Rumah

Pilih perabot dengan bahan yang lebih tahan panas dan air. Warna cerah sangat cocok untuk ditempatkan di luar rumah. Tempatkan sesuai dengan tingkat ketahanannya. Furnitur dalam rumah ya tempatkan di dalam. Mebel luar rumah ya taruh di luar.

Semprotkan Antijamur

Semprotan antijamur banyak dijual di toko furnitur. Fungsinya untuk menghilangkan dan mencegah jamur tumbuh kembali. Jangan remehkan kekuatan jamur yang bisa sangat merusak. Atasi dan cegah sekaligus.

Beri Penutup Jika Perlu

Untuk jenis furnitur seperti beanbag, Anda dapat menggunakan penutup. Pakai yang berbahan tahan matahari dan hujan serta cukup melindungi (tidak menyalurkan panas). Biasanya plastik cukup tangguh sebagai penutup. Pakai penutup dengan warna senada demi keindahan.

Bersihkan

Membersihkan perabot luar rumah memang salah satu tugas yang paling sering kita tunda. Sepertinya masih bersih. Beberapa minggu kemudian, tampak sudah terlalu kotor sampai menjadikan malas untuk membersihkannya. Lap hingga bersih agar tetap indah dan terawat.

Perawatan Berkala

Sama seperti kendaraan yang butuh perawatan berkala, perabot luar rumah juga membutuhkan perawatan berkala. Pelitur setiap 6 bulan sekali. Cat ulang dengan warna sama atau berbeda. Ganti penutup setahun sekali.

 

Kontak The EdGe untuk membantu Anda menemukan rumah impian Anda:
☏ 
031 562 3638
✉ 
info@belisewarumah.com

 

Ini Pengembang Properti Terbaik Versi Indonesia Property Awards 2017

Mau tahu pengembang properti terbaik versi Indonesia Property Awards 2017?

Agung Sedayu Group.

Hendra Hartono, Ketua Panel Juri Indonesia Property Awards 2017 mengatakan, “Terpilihnya imperium bisnis yang dirintis oleh Sugianto Kusuma (Aguan) ini karena dianggap paling produktif sepanjang 2017 dan memenuhi semua kriteria yang ditetapkan panel juri.

“Agung Sedayu Group mengembangkan setidaknya delapan proyek besar sepanjang tahun ini yaitu:

  1. Puri Mansion
  2. Sedayu City
  3. Menteng Park
  4. Gold Coast
  5. Taman Anggrek Residences
  6. District 8
  7. Green Sedayu City
  8. dan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.

District 8 menjadi terbaik untuk kategori The Best Mixed Use Development. 

Alexander H Kusuma, CEO High Rise Agung Sedayu Group, mengunggulkan District 8 dibanding proyek Agung Sedayu Group lainnya.

Proyek properti premium senilai lebih kurang Rp 10 triliun ini merupakan properti andalan (flagship property) Agung Sedayu Group.  Mengusung konsep integrated development, District 8 benar-benar terintegrasi dengan properti komersial lain di jantung bisnis ibukota.

Berikut ini daftar pencakar langit di District 8:

Peringkat Nama Ketinggian
(meter)
Jumlah Lantai Tahun
1 Treasury Tower 279.5 57 2017
2 Eternity Apartment @ District 8 205 51 2017
3 Infinity Apartment @ District 8 205 51 2017
4 Residence 8 @ Senopati Tower A 187.9 43 2012
5 Residence 8 @ Senopati Tower B 187.9 43 2012
6 Residence 8 @ Senopati Equity Tower 160.6 32 2012
7 District 8 Office Tower 2 175 43 2017
8 District 8 Office Tower 3 175 43 2017
9 District 8 Residential Tower 3 138 34 2017
10 District 8 Hotel/Residential Tower 106 26 2017

Tertarik berinvestasi di District 8? Sekarang harga resminya Rp 90 juta per meter persegi.

 

 

Disadur dari Kompas Properti.

 

Ini Cara Menyimpan Barang Menumpuk di Rumah

Punya banyak barang menumpuk di rumah? Ini cara menyimpannya.

Barang berserakan membuat rumah tidak sedap dipandang dan tidak nyaman dihuni. Rumah terlihat sempit dan kotor karena tak tertata rapi. Atur barang-barang dengan cara ini agar rumah lebih asri.

Gunakan Sudut Sempit

Ruang kosong bisa Anda temukan di sudut sempit rumah. Jangan biarkan kosong tak terisi. Letakkan piagam, hiasan, dan benda-benda lainnya di sudut kosong. Bisa juga menjadikan sudut kosong sebagai rak gantung untuk buku.

Pakai Ruangan di Bawah Tangga

Ruangan ini sering luput dimanfaatkan. Padahal area ini cukup luas untuk menjadi tempat penyimpanan terbaik. Agar tidak terlihat rusuh, buat kabinet dengan bentuk sesuai dengan ruang kosong di bawah tangga.

Tempel TV di Dinding

Tak perlu membeli rak khusus untuk menaruh TV. Tempel saja di dinding. Hemat tepat, hemat biaya. Ruangan menjadi lebih lapang, luas, dan cantik. TV yang menempel ke dinding juga menjadikan desain rumah terlihat menyatu (seamless).

Jadikan Tempat Tidur Sebagai Ruang Penyimpanan

Tempat tidur dengan laci penyimpanan di bagian bawah menjadi pilihan cerdik. Banyak barang yang bisa diletakkan dengan rapi di laci penyimpanan bawah tempat tidur ini. Barang pribadi namun jarang dipakai memang lebih tepat untuk diletakkan di dalam kamar di bawah tempat tidur.

Kursi Multifungsi

Kursi seperti ini bantalannya bisa diangkat dan dibuka untuk menjadi ruang kosong penyimpanan segala macam barang. Barang mudah diakses ketika duduk, tapi tidak membuat rumah menjadi penuh dengan barang.

 

Kontak The EdGe untuk membantu Anda menemukan rumah impian Anda:
031 562 3638
✉ 
info@belisewarumah.com

 

 

Disadur dari Liputan6 Properti.

Kanopi dan Kisi Jendela Ini Bisa Menjadi Solusi Dari Masalah Cahaya Matahari

Pernah mengalami cahaya matahari yang masuk ke ruangan membuat silau dan panas? Masalah sinar mentari ini sekarang sudah ada solusinya dengna kanopi dan kisi jendela otomatis.

Tyler Short, mahasiswa arsitektur, menemukan penutup jendela yang bisa memutar dan bergeser tiga dimensi secara otomatis. Penumbra, konsep penutup jendela otomatis ini memakai  louver yang bisa dimiringkan secara horizontal dan vertikal.

Anda bisa teduh sepanjang hari. Bisa juga mengatur intensitas cahaya yang boleh masuk ke dalam ruangan dengan Penumbra.

Penumbra berupa kisi-kisi ini dapat diatur sudutnya secara vertikal hingga 180 derajat ketika matahari bergerak dari timur ke barat. Selain itu, Penumbra bisa diarahkan ke atas hingga berfungsi sebagai kanopi horizontal.

“Fakta bahwa posisi matahari di langit selalu berubah, kanopi yang bekerja untuk menaungi Anda dari matahari pagi, dengan kata lain, tidak akan bekerja di sore hari,” jelas Short.

Semua komponen bekerja secara mekanik dan menggunakan rasio roda gigi.

Sistem yang bisa dioperasikan dengan tangan atau komputer ini menciptakan bentuk bergelombang yang indah di seluruh fasad

Kita harap segera ada yang bisa merealisasikan konsep Short ini menjadi produk yang tersedia luas ya…

 

 

Disadur dari Kompas Properti.

Ini Cara Agar Rumah Selalu Rapi Meski Punya Balita

Mau tahu bagaimana cara agar rumah selalu rapi meski punya balita?

Semua orang memimpikan rumah rapi nan bersih. Angan-angan ini sirna seketika saat ada si kecil yang gemar eksplorasi. Rumah jadi berantakan, sulit diatur, kotor, dan tampak rusuh.

Mana yang lebih penting, anak senang dan menikmati eksplorasi atau rumah bersih rapi? Tentu saja anak lebih penting. Namun rumah elok tertata juga hal yang bisa diabaikan.

Beberapa hal berikut ini bisa Anda lakukan untuk mengatur rumah jadi rapi sambil tetap membiarkan balita aktif.

 

Photo by Aaron Burden on Unsplash

 

Siasati, Jangan Batasi

Anak suka mengeksplorasi apapun. Memang begitu cara mereka belajar.

Misalnya dalam hal corat-coret dinding. Untuk mencegah kejadian ini, beri pengertian kepada anak bahwa dinding bukan tempat yang baik untuk menggambar. Sediakan buku-buku atau kartu bergambar untuk anak menyalurkan ekspresinya.

Cara lain yang bisa dilakukan, adalah menempatkan papan tulis berukuran besar di salah satu sisi dinding. Biarkan anak berkreasi di papan tersebut dan dia pun bisa menyalurkan hobinya di dinding.

 

Photo by Alexander Dummer on Unsplash

Ajak Bermain Di Luar Rumah

Ayah dan Ibu perlu secara rutin mengajak anak untuk bermain di luar rumah atau lingkungan klaster. Ajak juga teman sebayanya. Jadi tenaga dan energinya teralihkan dengan aktivitas lain.

Salah satu penyebab anak hobi membiarkan mainannya berantakan di dalam rumah adalah karena kurangnya durasi anak mengeksplorasi lingkungan di luar rumah.

Jika perlu, orang tua bisa menyisihkan waktu secara khusus agar anak mau mengeksplorasi halaman. Misalnya dengan membuat kolam renang buatan, mengajaknya kamping menggunakan tenda kecil, atau sekadar main bola di depan rumah.

 

Photo by Markus Spiske on Unsplash

Edukasi dan Beri Pengertian

Orang tua perlu mengedukasi anak tentang “merapikan sendiri mainan setelah digunakan”. Ini adalah kewajiban mereka. Melatih anak untuk merapikan mainan sendiri juga merupakan bentuk edukasi tanggung jawab.

Jadi kalau bisa anak itu harus punya tempat penyimpanan mainannya sendiri-sendiri. Dan supaya anak tertarik untuk merapikan, usahakan cari storage yang punya desain unik dan lucu. Misal, keranjang bentuk bis kota atau binatang.

Selain keranjang khusus mainan, sediakan juga beberapa keranjang lain untuk menyimpan sejumlah benda umum di rumah. Jadi ketika dilanda kesibukan dan tidak ada waktu untuk membereskan rumah, cukup melempar benda yang membuat berantakan (kecuali sampah) ke dalamnya.

Letakkan tempat penyimpanan di pojok ruangan agar tidak mencolok. Jika perlu pilih tempat penyimpanan dengan desain yang menarik. Dan ketika ada waktu senggang untuk merapikan tumpukan barang tersebut, segera tata di tempat yang semestinya.

 

Sediakan Tempat Sampah

Jangan samakan semua tempat sampah—terutama yang ada di kamar bayi. Bedakan tempat sampah untuk sampah yang kering dan sampah basah. Soalnya sampah basah cenderung lebih cepat mengundang munculnya jamur dan bakteri.

Segera buang sampah Anda ke luar rumah setelah beberapa jam dan jauhkan bayi dari tempat sampah.

 

 

Ajak Anak Membersihkan

Sebelum anak menetap di kamar, pastikan kondisi kamar bersih dari debu. Pilih seprai dan ranjang yang aman dan bebas racun, serta bersihkan lantai, jendela, dan seluruh sudut dinding agar bebas debu.

Buka jendela kamar untuk melancarkan sirkulasi udara. Gunakan cat dinding warna terang, misalnya putih, biru muda, atau hijau muda agar kamar tetap terang.

Beri mereka porsi sederhana dan mudah untuk ikut membersihkan kamarnya sendiri. Bisa juga menyediakan waktu khusus untuk membersihkan seluruh rumah bersama. Misalnya ‘Cleaning Time’ sambil bermain dan memberi reward jika sudah selesai melakukannya. Kegiatan membersihkan akan menjadi momen seru dan menyenangkan.

 

Kontak The EdGe untuk membantu Anda menemukan rumah impian Anda:
031 562 3638
✉ 
info@belisewarumah.com

 

Disadur dari Liputan6 Properti.

Photo by Caleb Woods on Unsplash

 

 

Siapa Bilang Gedung Hemat Energi Selalu Mahal?

Banyak yang bilang kalau gedung hemat energi itu mahal. Padahal tidak seperti itu.

Pengembang dan kontraktor tidak menyukai gedung hemat energi karena pembangunannya menelan biaya mahal. Bahkan lebih mahal daripada pembangunan gedung biasa.

Thomas Sigit, Direktur PT Multimedia Land, membantah hal itu sambil mencontohkan PK Ojong-Jakob Oetama Tower di Universitas Multimedia Nusantara.

Gedung ini dibangun dengan konsed desain pasif seperti gedung New Media. Desain pasif telah terbukti sanggup mengurangi penggunaan konsumsi listrik secara signifikan.

Biaya untuk membangun PK Ojong-Jakob Oetama Tower ‘hanya’ Rp5.000.000/m2. Bandingkan dengan biaya membangun gedung konvensional yang tentu saja lebih tinggi daripada itu.

Gedung berfasad kulit ganda ini menjadikan ruangan lebih dingin walaupun tanpa penyejuk udara. Fasilitas pada gedung juga sanggup menekan penggunaan listrik 30% dari biaya keseluruhan pada beban yang sama.

Tertarik membangun rumah hemat energi?

 

 

Disadur dari Kompas Properti.