2 Metode Aplikasi “Papan Gipsum”

Tips interior The EdGe

Papan gipsum dapat digunakan untuk menggantikan fungsi plester dan acian. Secara aplikasi lebih cepat waktu pengerjaannya, kemudian area kerjanya juga lebih bersih.

Proses pengerjaan rumah tentu bukan proses yang hanya menghabiskan waktu semalam suntuk. Satu demi satu proses harus Anda lalui dengan sabar dan mendetail, agar mendapatkan hasil maksimal. Namun, tertarikkah Anda jika proses pengerjaan rumah bisa lebih cepat dan lebih bersih?

Kembali lagi, kelemahan papan gipsum adalah air. Maka, biasanya yang bisa kita aplikasikan sebagai finishing dinding batu bata itu adalah dinding batu bata yang kering.

Saat ini, papan gipsum menyediakan cara bagi Anda untuk melakukan finishing atau tahap penyelesaian dinding bata Anda tanpa membutuhkan proses lama. Aplikasi ini disebut dengan “stick-on.”

“Mungkin ada beberapa hal yang belum banyak diketahui oleh para pengguna papan gipsum, sebenarnya papan gipsum ini tidak cuma bisa diaplikasikan sebagai partisi antar-ruang, tapi juga bisa diaplikasikan sebagai finishing dari batu bata.

Meskipun memiliki kelemahan, namun keunggulan gipsum adalah proses pembuatan yang lebih sederhana.

“Kembali lagi, kelemahan dia (papan gipsum) adalah air. Maka, biasanya yang bisa kita aplikasikan sebagai finishing dinding batu bata itu adalah dinding batu bata yang kering.

Untuk aplikasi papan gipsum ada 2 metode, yaitu :

1. Menggunakan perekat untuk dinding yang benar benar kering.

“Kita ada perekat khusus, namanya Adesif 15. Papan gipsum ini kita beri perekat, kemudian kita tempelkan langsung ke dinding batu bata yang akan kita finishing. Jadi, si papan gipsum ini menggantikan fungsi plester dan acian. Secara aplikasi lebih cepat waktu pengerjaannya, kemudian area kerjanya juga lebih bersih.

Adesif 15 merupakan kompon perekat yang memiliki daya rekat kuat pada media papan gipsum, papan semen, papan plester, dan acian semen. Selain untuk menempelkan papan gipsum ke dinding batu bata kering, konsumen juga bisa menggunakan Adesif 15 untuk menempelkan lis dan ornamen.

2. Kemudian, jika dinding (batu bata) sudah mulai bercak-bercak, itu akan terlihat jelek. Yang bisa kita lakukan, selama tidak membanjir, kita bisa saja membuat partisi di depan dinding itu. Selama tidak membanjir, maksudnya selama air tidak menetes. Kalau hanya basah, masih bisa. Kita pasang saja partisi di depannya. Beri celah sekitar 2 cm dengan dinding tersebut, kemudian kita pasang papan gipsum seperti biasa. Tapi ingat, jangan nempel. (sumber:kompas)

Jika anda membutuhkan jasa The EdGe, silahkan hubungi :

  • HOTLINE

    Telp :
    +6231 – 6012 – 3188 ;
    +6231 – 8191 – 3900

    Email :
    info@belisewarumah.com

 

 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
This entry was posted in Interior, Renovation, TIPS and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>